oleh

Warga Setu Mengeluh Pembangunan Belum Merata

Kabar6-Pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur di Kota Tangerang Selatan yang tak merata dapat menimbulkan kecemburuan sosial.  Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah setempat agar riak-riak yang timbul ditengah masyarakat tak membesar.

“Diwilayah kami posyandu yang ada tidak sebagus kecamatan lainnya. Saya minta kepada ibu walikota mau memperbaiki dan menambah posyandu biar sama seperti yang lain,” kata seorang warga dalam sesi tanya-jawab saat digelar kegiatan safari pembangunan di Gedung Serba Guna (GSG) Puspiptek, kecamatan Setu, Jum’at (14/12/2012).

Tak hanya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan saja yang disampaikan warga kecamatan Setu kepada Pemkot Tangsel. Perhatian terhadap dunia pendidikan khususnya sekolah yang dikelola pihak swasta juga tak luput dikeluhkan.

Masyarakat setempat melihat Pemkot Tangsel masih cenderung lebih memperhatikan sekolah negeri. Padahal, sekolah swasta sebagian besar menampung anak-anak dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, terutama di lembaga pendidikan keagamaan.

“Sebagai warga Tangsel kami juga memiliki hak yang sama. Oleh karena itu saya harapkan Pemkot mau juga memperhatikan sekolah swasta, jangan melulu sekolah negeri yang diperhatikan,” terang seorang warga lainnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Walikota Airin Rachmi Diany, menjelaskan masukan masyarakat ini kedepannya akan menjadi bahan pertimbangan. Anggaran yang dimiliki Pemkot Tangsel cukup terbatas sedangkan saat ini untuk program pendidikan memang masih difokuskan untuk sekolah negeri, yakni penambahan gedung dan ruang kelas.

“Pastinya kita juga akan memperhatikan sekolah-sekolah swasta dan saya harapkan kepada warga untuk bersabar karena anggaran yang dimiliki Pemkot Tangsel juga dibutuhkan untuk perbaikan pelayanan bidang lainnya,” terangnya.

Airin berpesan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif didalam mengawasi proses pembangunan yang kini terus digulirkan. Informasi masyarakat baginya sangat diperlukan agar kualitas pembangunan yang berjalan dapat efektif sehingga kas daerah yang dikeluarkan tak mubazir.

“Laporkan langsung kepada saya bila menemukan ada pembangunan yang hasilnya tidak optimal. Silahkan kirimkan kritik dan saran dari informasi yang bapak dan ibu keluhkan ke nomor 0878-78179865 atau pengaduan ke website resmi Pemkot Tangsel di tangerangselatankota.go.id,” pesannya. (yud)

 

Berita Terbaru