oleh

Warga Gunung Kaler Protes Pembangunan Jalan

Kabar6-Pembangunan jalan di Kampung Gagaselawe, Desa Onyam, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan masyarakat.

Pasalnya, pelaksanaan proyek yang bersumber dari APBD 2014 itu terkesan tidak transparant, dan diprediksi tidak akan beres hingga akahir tahun.

“Kalau papan proyek saja sudah tidak di pasang, berarti ada itikad tidak baik dari pelaksana proyek. Atau pelaksana tidak ingin diawasi kinerjanya,” tukas Irwan, Wakil Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Onyam kepada Kabar6.com, Minggu (9/11/2014).

Menurut Irwan, pembangunan jalan berupa betonisasi yang dikerjakan merupakan anggaran pemerintah yang bersumber dari masyarakat. Semestinya, pelaksana pekerjaan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan pengerjaan proyek dari pemerintah.

“Seharusnyakan ada papan proyek, sebagai bagian informasi kepada masyarakat, bahwa pembangunan bersumber dari APBD, dengan mengumumkan sumber anggaran, besaranya, serta dikerjakan oleh siapa,” papar Irwan.

Dari hasil analisa, lanjut Irwan, diindikasikan pelaksana proyek jalan tersebut melakukan pengurangi jumlah volume bahan baku. Karena hasil ukuran ketebalan volume jalan, antara sisi dengan tengah berbeda.

“Ketebalan sisi beton sekitar 17 Centimeter, namun pada bagian tengah, ketebalanya hanya 3CM, nah kan lucu, saya sebagai wakil masyarakat yakni BPD merasa kecewa atas perilaku pemborong yang nakal,” ungkapnya. **Baca juga: DPRD Soroti Kebakaran Bedeng Tangcity Mal.

Namun sayang, hingga berita ini disusun, belum ada komentar dari pihak pelaksana proyek, karena mandor dan pelaksana proyek tidak pernah ditempat.(agm)

Berita Terbaru