oleh

Wah, PO Kramat Jati di Pamulang Gunakan Ban Vulkanisir

Kabar6-Menjelang musim mudik lebaran, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar inspeksi mendadak ke Perusahaan Otobus Kramat Jati. Hasilnya ditemukan armada bus yang tak laik jalan.

Kepala Bidang Angkutan Umum, Wijaya Kusuma mengatakan ada 15 unit bus milik PO Kramat Jati yang di uji kelaikan. Dari jumlah itu 7 unit dinyatakan lulus dan ditempeli stiker angkutan mudik 2014.

“Sementara 8 bus lainnya belum ditempeli stiker karena masih dalam proses perbaikan,” terangnya kepada wartawan di Jalan Raya M Toha, Kecamatan Pamulang, Selasa (15/7/2014).

Pantauan dilokasi, petugas Dishub Kota Tangsel melakukan pengecekan kelaikan bus yang dijadikan angkutan mudik lebaran tahun 2014 ini. Dari beberapa bus yang ditempeli stiker angkutan mudik 2014, beberapa diantara menggunakan ban vulkanisir.

Ban Vulkanisir tersebut dipasang di roda belakang. “Tidak apa-apa pakai ban vulkanisir. Terpenting kualitasnya baik,” ujar Toha, salah satu petugas Dishub yang ikut melakukan pengecekan.

Masih menurut Toha, penggunaan ban vulkanisir bisa ditolelir karena pengecekan bus mengunakan kategori presentase. Mobil yang dinyatakan lulus dalam penilaian kelaikan apabila memenuhi presentase di atas 85 persen.

Presentase itu dibagi terkait kualitas pengereman, suspensi, emisi, lampu dan kenyamanan bus. Menurutnya,  ban vulkanisir diperbolehkan di gunakan untuk roda bagian belakang. Mengingat hukum fisika menjelaskan saat terjadi pengereman maka tumpuan berat terkonsentrasi di bagian roda depan. **Baca juga: Penyebab PSU, Ada 173 “Pemilih Siluman” di Tangerang.

“Jadi tidak boleh kalau vulkanisir di gunakan di roda depan. Termasuk kualitas vulkanisir harus memenuhi standar,” paparnya.(yud)