oleh

Viral..! Surat Imbauan Kadus 3 Cikuya, Warga Cikasungka Positif Corona

Kabar6-Viral di beberapa WhatsApp grup, surat edaran dari Kepala Dusun (Kadus) 3 Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, yang mengingatkan dan menghimbau warganya untuk sigap dalam menjaga serta mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Dalam item 10 pada surat edaran yang dibuat oleh Kadus 3, Desa Cikuya Julaeni SH, pada Selasa (24/3/2020) mengatakan, 9 poin tersebut diatas agar dapat dilaksanakan dan dipatuhi bersama, Karena di RT 19 RW 04 Desa Cikasungka (yang bersebrangan dengan Desa Cikuya), sudah ada 1 warga yang positif terinfeksi virus Corona dan saat ini sedang dikarantina di RSUD Balaraja.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Cikuya Ade Sapei, menepis bahwa apa yang disampaikan oleh Kadusnya itu tidak benar, salah informasi.

“Oh salah itu, salah faham, emang sakit panas dingin batuk-batuk, tapi pihak rumah sakit belum memastikan nunggu 4 hari hasil nyah bang, Kadus saya salah info,” kata Ade lewat pesan WhatsAppnya pada Rabu (25/3/2020) sekira pukul 21.32 WIB

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Cikasungka Muhammad Supriyadi menyampaikan hal yang sama bahwa itu tidak benar, yang bersangkutan sudah mengklarifikasi dengan mengeluarkan surat permohonan maaf.

“Sudah minta ma’af yang bersangkutan,” ungkap Muhammad Supriyadi Kades Cikasungka.

Pada surat permohonan maafnya, Julaeni SH mengatakan, saya koreksi dan saya luruskan bahwa tidak ada warga RT 19 RW 004 yang terinfeksi virus Corona, yang benar ada warga Cikasungka RT 19 RW 004 yang tidak diperbolehkan pulang selama 14 hari dengan gejala demam, batuk dan sesak nafas di RSUD Tobat Balaraja.

Sementara H. Sudin Wahyudin, pegawai Puskesmas Cikuya saat ditanya melelui WhatsApp, ia menjawab warga tersebut hanya Orang Dalam Pengawasan (ODP) tidak positif.

“Ngga positif, cuma ODP,” ungkap H Sudin Wahyudin.

Ditanya lebih jauh berapa banyak warga Solear yang masuk dalam ODP, ia mengatakan sudah tiga orang.**Baca juga: 1212 Warga Banten ODP dan 180 PDP Covid-19.

“Yang ODP ada 3 orang, dimana saja wilayah dan kasus seperti apa, besok saya jelaskan ya,” papar H Sudin Wahyudin lewat pesan singkatnya.(Tim K6)

Berita Terbaru