oleh

Turunkan Alat Berat, Gerak Cepat UPTD PJJ Pandeglang Tangani Jalan Picung Munjul yang Amblas

Kabar6 – Gerak cepat UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Pandeglang langsung menurunkan alat berat untuk menangani jalan raya Picung Munjul Pandeglang.

Jalan Picung Munjul merupakan kewenangan Provinsi Banten. Ada dua titik lokasi yang amblas. Kedua titik berada di berada di Kampung Angsana, Desa Ciodeng, Kecamatan Sindangresmi dan di Kampung Cibeureum, Desa Sukasaba, Kecamatan Munjul.

Lokasi jalan amblas di Desa Ciodeng dengan panjang 53 meter dengan kedalaman ambles hingga mencapai 3 meter.

Sementara di Desa Sukasaba dengan panjang jalan ambles 50 meter dengan kedalaman satu meter. Sementara longsor tepatnya di Kampung Salampak, Desa Pasir Tenjo Kecamatan Sindangresmi.

Amblasnya jalan tersebut lantaran adanya pergeseran tanah akibat cuaca buruk yang akhir ini melanda Pandeglang.

Pantauan di lokasi UPTD PPJ Wilayah Pandeglang sudah menurunkan alat berat untuk menangani longsor di Kampung Salampak, Desa Pasir Tenjo Kecamatan Sindangresmi.

Kini alat berat difokuskan di lokasi jalam amblas di Desa Ciodeng. Di titik ini merupakan lokasi paling parah setelah amblas.

**Baca juga:http://Dua Titik Jalan Raya Picung Munjul Pandeglang Ambles, Belum Bisa Dilewati Kendaraan Roda Empat

Sebelumnya, Penilik jalan dari UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan wilayah Pandeglang pada PUPR Banten Nana Runiyana menerangkan pihaknya tengah berupaya bersama beberapa pihak untuk mencari jalan alternatif bagi pengguna jalan karena untuk saat ini jalan raya Picung Munjul belum bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Alternatif untuk pengendara roda empat bisa lewat Jalupang Banjarsari karena ini akan kita segera tangani,” katanya.

Untuk pengendara roda empat dari arah Cikeusik bisa mengambil jalan Angsana Panimbang.

Untuk menangani jalan raya Picung Munjul pihak akan menurunkan alat berat karena ada satu titik lokasi longsor tepatnya di Kampung Salampak, Desa Pasir Tenjo Kecamatan Sindangresmi.

“Alhamdulillah sekarang jalurnya sudah bisa di lalui kendaraan,”tandasnya.

 

Print Friendly, PDF & Email