Triwulan Ini Inflasi di Tangsel Capai 1,19 Persen

kabar6.com
Kepala BPS Tangsel, Achmad Widiyanto.(yud)

Kabar6-Terhitung hingga periode Maret kemarin angka inflasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyentuh level 0,39 persen. Jumlah tersebut diprediksi akan meningkat kala daya beli dan konsumsi masyarakat tinggi sepanjang bulan puasa hingga perayaan lebaran.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangsel, Achmad Widiyanto mengatakan, pihaknya terus berupaya agar target inflasi dikisaran 3 persen bisa tetap terjaga. Komoditi bahan pangan merupakan penyumbang inflasi, terutama beras.

“Kemudian juga ada bahan makanan lainnya seperti bumbu-bumbuan, cabe, telor. Nah biasanya titik krusial di situ,” katanya kepada kabar6.com ditemui di Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Selasa (15/5/2018).

Widiyanto memaparkan, pada triwulan pertama 2018 ini secara kumulatif mencapai 1,19 persen. Ia melihat biasanya inflasi kembali turun pascamusim libur Idul Fitri.

BPS Kota Tangsel, lanjutnya, secara umum menilai bila stok meski permintaan tinggi maka tidak berpengaruh terhadap inflasi. Faktor psikilogi dianggapnya lebih dominan.**Baca juga: Lebaran 2018, BI Banten “Nyetok” Rp 2 Triliun.

“Masyarakat takut stoknya terbatas, banyak yang konsumsi over. Sehingga biasanya memanfaatkan momentum itu untuk meningkatkan harga,” paparnya.(yud)