oleh

Tradisi Unik Bulan Ramadan di Berbagai Negara Muslim

Kabar6-Ada banyak tradisi menyambut bulan Ramadan yang dilakukan sejumlah negara dengan keunikan masing-masing. Tradisi ini tentu saja menjadi daya tarik tersendiri, karena umumnya dilakukan hanya pada saat bulan Ramadan.

Apa saja tradisi yang dimaksud? Melansir MSN, berikut adalah lima negara yang memiliki tradisi unik di bulan Ramadan:

1. India
Menjelang Ramadan, para pria akan menghiasi mata mereka dengan kohl (sejenis celak mata). Selanjutnya saat berbuka puasa, menu yang tidak boleh ketinggalan adalah ganghui (sejenis sup yang dibuat dari terigu, beras dan potongan daging). Sementara saat sahur, umumnya mereka mengonsumsi minuman khusus yang terbuat dari kacang-kacangan dan biji-bijian yang disebut harir.

2. Mesir
Mesir memiliki tradisi menyambut bulan Ramadan dengan memasang lampu tradisional di setiap rumah, yang dikenal dengan nama lampu Fanus. Tradisi ini muncul sejak zaman Dinasti Fattimiyah. Ketika itu, pemasangan lampu Fanus untuk menyambut kedatangan pasukan Raja yang datang berkunjung menjelang datangnya bulan Ramadan.

3. Malaysia
Di Malaysia, ada tradisi yang masih sering dilakukan saat bulan Ramadan, yaitu memasak bubur lambuk secara massal. Bubur lambuk adalah bubur beras yang berisi daging sapi cincang dan udang kering dengan rempah-rempah dasar yang terdiri atas bunga cengkeh, bunga lawang, jintan putih, kulit kayu manis, dan lain-lain.

Biasanya para warga memasak bubur lambuk ini secara gotong-royong di beberapa masjid di Malaysia. Selanjutnya, bubur dibagikan kepada masyarakat dan dijadikan sebagai bekal berbuka puasa bagi para jemaah masjid.

4. Maladewa
Warga Maladewa memiliki tradisi membaca puisi di depan orang banyak usai berbuka puasa, yang disebut dengan tradisi Roadha Mas. Puisi yang dibacakan dalam tradisi itu bukan sembarang puisi. Biasanya mereka membacakan sebuah puisi tradisional mengenai bulan suci Ramadan yang terdiri dari tiga baris atau lebih.

5. Maroko
Tradisi unik di Maroko menyambut bulan Ramadan adalah mengecat dinding rumah mereka. Uniknya, tradisi ini akan dipersiapkan pemilik rumah sejak dua sampai tiga minggu sebelumnya.

Warga juga mengundang teman dan kerabat ke pesta yang mereka adakan. Perayaan ini bertujuan untuk membangkitkan suasana bulan suci Ramadan agar lebih semarak. ** Baca juga: Kota Kecil di Filipina Ini Denda Warganya yang Bergosip untuk Cegah Hoaks

Tradisi yang menyenangkan, ya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru