oleh

TPU Komersil Jambe Hills Untuk Muslim & Non Muslim

Kabar6-Bergejolaknya rencana pembangunan TPU komersil di Kampung Jantungeun Gembor, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, diduga karena informasi yang salah terkait peruntukan TPU dimaksud hanya untuk non muslim semata.

Padahal, sesuai peruntukan TPU Komersil yang akrab disebut Jambe Hills itu juga digunakan bagi umat muslim juga. “TPU itu diperuktukkan bagi warga muslim dan non muslim,” ujar Camat Jambe, Tatang, belum lama ini.

“Memang ada penolakan dari warga. Mungkin itu disebabkan beredarnya kabar bahwa TPU Komersil itu hanya dijadikan makan pecinan. Padahal tidak begitu,” ucapnya.

Tatang juga menduga, penolakan itu juga dikarenakan adanya informasi terkait rencana pembangunan TPU Komersil yang belum diterima sepenuhnya oleh BPD dan warga Desa Mekarsari. Namun, ijin lingkungan pembangunan TPU Komersil ini sudah diterbitkan oleh pemerintah.

“Nah, pihak BPD sudah saya panggil dan dimintai keterangan. Termasuk dari pihak desa juga sudah saya panggil dan minta keterangan secara terpisah. Tujuannya adalah untuk mengklarifikasikan masalah yang berkembang sekaligus mencarikan solusinya,” ujarnya.

Pada dasarnya, kata Tatang, pihaknya (kecamatan) bertujuan ingin memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat, sehingga semua persoalan diakomodir. Dan menurutnya, penolakan yang disampaikan warga itu sah-sah saja.

“Ya silahkan saja, itu hak masyarakat. Dalam hal ini saya sebagai camat juga tidak bisa memaksakan kehendak harus setuju. Agar masalah ini selesai, semua pihak harus duduk bersama,” tandasnya.

Sejauh ini, proses pembangunan TPU Komersil dimaksud masih belum dilakukan. Tahapannya baru pada pembebasan lahan. Sedangkan pembangunan Jambe Hills diatas lahan sekitar 20 hektar itu, nantinya akan dilakukan oleh pihak ketiga.

“Konsep ini terinspirasi dari TPU Komersil San Diego Hill di Karawang. Nantinya tidak hanya pemakaman saja yang dibangun, tapi juga ada peluang usaha yang bisa dimanfaatkan oleh warga, seperti menjual bunga dan lainnya,” kata Tatang.(din)

Berita Terbaru