oleh

Tiru Wisma Atlet Jakarta, Pemkab Pandeglang Sediakan Rumah Isolasi OTG Covid-19

Kabar6-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menyediakan rumah isolasi untuk pasien orang tanpa gejala (OTG) akibat Covid-19 yang sudah dibuka, Rabu (14/10/2020). Tempat penampungan OTG Covid-19 ini disebut mengadopsi Wisma Atlet Jakarta.

Jubir Penanganan Covid-19 Pandeglang Ahmad Sulaeman mengakui, pengelolaan rumah isolasi mengadopsi dari Wisma Atlet Jakarta untuk penanganan warga Pandeglang yang terpapar covid-19. Menurutnya, sejauh ini baru ada dua pasien OTG yang melakukan isolasi mandiri berasal dari kecamatan Carita.

“Rumah isolasi itu kita contoh dari Wisma Atlet di Jakarta. Tiap hari ada yang visit dari Puskesmas,” kata Sulaeman di kantor Penanganan Covid-19 Pandeglang, Selasa (20/10/2020).

Keberadaan rumah isolasi ini merupakan kerja bersama Pemkab Pandeglang dengan seluruh stakeholder terkait dan diharapkan dapat mengendalikan penyebaran covid-19 di Pandeglang.

Ia berharap, masyarakat Pandeglang terus menerapkan Protokol Kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. “Jangan lupa 3 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” tandas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang Surya Dermawan mengatakan, selama diisolasi pasien OTG akan mendapatkan perhatian dari pemerintah mulai dari makan, tempat tidur dan pemeriksaan kesehatan dari tim medis yang bersiaga.

“Kita siapkan makan minum dan tempat tidur dan pemeriksaan kesehatan setiap hari. Tenaga medis standby setiap hari untuk memeriksa kesehatan. Selama di rumah isolasi, pasien dilarang berinteraksi dengan orang lain,” urainya.

Kendati begitu, lanjut Surya, pihak keluarga bisa menjenguknya walaupun tidak diberikan akses masuk dan hanya diperbolehkan hingga di depan pintu utama.

Terkait disediakan rumah isolasi tersebut, Surya melanjutkan, kasus orang yang terkonfirmasi positif Corona di Pandeglang terus mengalami peningkatan, bahkan penyebarannya sudah masuk ke klaster rumah tangga.

**Baca juga: Takut di Rapid Test, Warga Pandeglang Urung Daftar PTPS.

Dengan begitu, kata dia, penanganan yang efektif untuk memutus mata rantai virus perlu dirawat secara khusus. “Kasus Covid-19 ini memang meningkat terus dan sudah masuk klaster keluarga. Bahkan penyebarannya ke anggota keluarga, makanya harus di pisahkan yang sakit ini,” terang Surya. (Aep)

Berita Terbaru