oleh

Tiga Remaja Bawa Celurit Rampas HP di Pagedangan Ditangkap

Kabar6-Polsek Pagedangan, Polres Tangerang Selatan, mengamankan tiga orang anak remaja usia 16 tahun. Mereka ditangkap usai begal pengendara sepeda motor di Jalan Raya Ranca Gede, Desa Situ Gadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

“Bukan begal, pelaku ini anak – anak dibawah umur. Sebenarnya mengincar handphone korban, tapi karena membawa celurit korban ketakutan dan membuang sepeda motornya saat berpapasan dengan pelaku,” kata Kanit Reskrim Polsek Pagedangan, Ipda Hambali dikonfirmasi, Selasa (28/12/2021).

Dia menerangkan, aksi pencurian dengan kekerasan itu, terjadi di Jalan Enjinering BSD, Kabupaten Tangerang pada Minggu dini hari 26 Desember 2021. Saat itu, korban Dani, 34, pegawai swasta pulang dari tempatnya bekerja menuju rumahnya di kawasan Rumpin, Kabupaten Bogor.

“Jadi pelaku tiga orang papasan dengan korban sehabis pulang bekerja. Karena pelaku membawa celurit, akhirnya takut dan membuang sepeda motornya. Tapi pelaku dua anak yang membawa celurit mengejar korban karena ingin menguasai handphone korban,” jelasnya.

Korban Dani, kata Hambali dipastikan tidak mengalami luka apapun. Sehingga berhasil melarikan diri dan menghubungi keluarganya.

“Akhirnya korban bersama keluarganya balik mencari pelaku di kawasan sekitar. pelaku akhirnya ditemukan oleh korban beserta keluarganya, karena korban mengenali sepeda motor yang dicuri pelaku,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, ketiga pelaku berinisial MYF, IF dan RP, masing – masing berusia 16 tahun diamankan di Mapolsek Pagedangan.

“Ketiga pelaku kami sangkakan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana penjara 12 tahun bagi orang dewasa, karena pelaku anak – anak, kita kenakan sanksi pidana anak,” ujarnya.

**Baca juga: BNN Tangsel Serahkan Asesment Medis Bobby Bekas Artis Sinetron

Pengakuan ketiga orang tersangka ana-anak itu, nekat melakukan pencurian untuk mendapatkan uang karena pesta minuman keras.

“Ngakunya hanya ingin mencuri handphone, karena korban takut dia melemparkan sepeda motor jenis Vario dan berlari. Pengakuannya kurang sehabis pesta miras,” terang Hambali.(yud)