oleh

Tidur Tengkurap Tidak Disarankan?

Kabar6-Tiap orang memiliki gaya tidur yang berbeda, dan biasanya mereka akan memilih posisi tidur yang paling nyaman, sehingga saat bangun keesokan harinya, tubuhnya menjadi lebih segar.

Namun bila posisi tidur favorit Anda adalah tengkurap, sebaiknya harus ekstra berhati-hati. Mengapa demikian? Melansir Go Dok, kebanyakan orang yang tidur tengkurap mengalami rasa nyeri di berbagai area tubuh, terutama di bagian tulang belakang dan punggung. Rasa sakit dan nyeri yang dialami saat tidur dalam posisi ini artinya Anda juga akan lebih mudah terbangun di malam hari.

Alhasil, kualitas tidur akan terganggu dan Anda akan merasa lelah serta kurang istirahat ketika bangun keesokan harinya. Tidur dengan posisi tengkurap, artinya Anda menempatkan ketegangan di bagian tulang belakang dan punggung.

Hal ini karena sebagian besar berat badan Anda terletak di bagian tengah tubuh. Hasilnya, akan sulit bagi Anda untuk tetap mempertahankan posisi tulang belakang yang netral ketika tidur tengkurap.

Tekanan pada tulang belakang Anda juga akan meningkatkan tekanan pada bagian struktur tubuh lainnya. Selain itu, karena tulang belakang yang memanjang merupakan semacam aliran pipa bagi saraf-saraf tubuh, maka tekanan di bagian tersebut dapat menyebabkan rasa sakit di area tubuh bagian mana pun.

Selain berakibat buruk bagi tulang belakang, bahaya tidur tengkurap juga biasanya menyebabkan rasa sakit dan kekakuan pada area leher. Pasalnya, saat tidur dengan posisi tengkurap, otomatis Anda harus memiringkan kepala Anda ke salah satu sisi (kanan atau kiri) agar dapat bernapas dengan lancar.

Hal ini kemudian akan menyebabkan leher Anda terpelintir ke salah satu sisi, serta menempatkan tulang belakang dan kepala dalam posisi yang tidak sesuai.

Akibatnya, bagian-bagian tersebut bisa saja mengalami kerusakan yang lebih parah saat hal ini Anda alami terus menerus. Posisi tidur tengkurap juga bisa menyebabkan Anda mengalami suatu gangguan kesehatan pada leher, yang disebut herniated disk.

Kondisi ini muncul saat saraf tulang belakang bergeser hingga menyebabkan pecahnya gelatin di dalam, serta mengiritasi saraf Anda. Dan ini membutuhkan waktu lama untuk sembuh, bisa menjadi sangat menyakitkan. ** Baca juga: Apakah Diet Detoks Memang Efektif?

Jadi sudah saatnya mengganti posisi tidur Anda.(ilj/bbs)

Berita Terbaru