oleh

Tertangkap CCTV, Sosok Pria Misterius Lintasi Perbatasan Korut dan Korsel

Kabar6-Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) mengonfirmasikan, seorang pria misterius tertangkap CCTV sedang melewati perbatasan Korea Utara-Korea Selatan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan, pria itu pertama kali terlihat dalam perjalanan dari Korea Selatan menuju Korea Utara (Korut). Melansir kvoa, sosok misterius tadi melintasi perbatasan secara ilegal lengkap dengan membawa senjata. Dari CCTV terlihat pria itu tampak tengah menyebrang perbatasan sekira pukul 21.20 waktu setempat. Menurut keterangan Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS), pria itu terdeteksi oleh militer dengan menggunakan perangkat pengamatan termal.

Meski sudah terdeteksi, Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyangkal bahwa pria tersebut adalah warga Korsel. Atas temuannya itu, pihak Korsel justru mengungkapkan bahwa pria itu sebenarnya adalah warga Korut.

Ia diduga membelot ke Korsel, namun kemudian memutuskan untuk menyeberang kembali ke Korut. Menurut keterangan pihak Korsel, hingga saat ini identitas pria misterus tersebut masih belum dapat dikonfirmasi.

Diketahui, kehadiran pria yang tertangkap kamera CCTV pertama kali sudah terlihat sejak November 2020 lalu. Hanya saja sampai saat ini pihak otoritas berwenang tengah melakukan verifikasi terkait fakta-fakta tersebut.

Sementara pihak JCS mengatakan, pasukan telah dikirim tetapi mereka tidak dapat menemukan pria yang melintasi Garis Demarkasi Militer ke Korea Utara sekira pukul 22.40 waktu setempat. ** Baca juga: Ibu di India Hukum Bocah 5 Tahun dengan Mengikatnya di Atap Rumah Saat Panas Terik

Seorang pejabat militer mengungkapkan, kamera keamanan sebelumnya telah menangkap pria itu memanjat pagar kawat berduri sekira pukul 18.40 waktu setempat. Hanya saja pada saat itu penjaga yang bertugas mengawasi CCTV justru melewatkannya.

Pejabat mengatakan kalau hingga saat ini ia tidak diketahui apakah masih dalam keadaan hidup atau sebaliknya. “Kami mengirim pemberitahuan ke Korea Utara untuk melindungi rakyat kami kemarin dan belum ada tanggapan dari Korea Utara,” terang Boo Seung-chan, juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Ditambahkan, “Tidak ada gerakan yang tidak biasa dari militer Korea Utara.” (ilj/bbs)