oleh

Terancam Penjara 5 Tahun, Food Vlogger Asal Tiongkok Santap Hiu Putih Besar yang Dilindungi

Kabar6-Seorang food vlogger asal Tiongkok yang dikenal dengan nama Tizi, terancam hukuman penjara lima tahun setelah secara ilegal memasak dan memakan ikan hiu putih besar yang dilindungi.

Tizi, melansir thenews, menyiarkan langsung dirinya saat menyantap daging hiu panggang, yang menurut polisi dibeli secara ilegal. “Ini mungkin terlihat ganas, tetapi dagingnya benar-benar sangat empuk,” kata Tizi dalam video yang lantas memicu kemarahan publik secara online.

Dalam video tersebut, Tizi yang memiliki sekira delapan juta pengikut di saluran streaming Tiongkok, Douyin, terlihat meletakkan hiu sepanjang enam kaki di sebuah toko makanan laut di kota barat daya Nanchong, Provinsi Sichuan.

Food vlogger itu membuka bungkus ikan besar di depan orang banyak yang penasaran, bahkan berbaring di sebelahnya untuk menunjukkan ukurannya dibandingkan dengan dirinya. Hiu tersebut dibelah dua sebelum akhirnya dipanggang dan kepalanya direbus dalam kaldu pedas.

Tizi kemudian berbagi makanan dengan penduduk desa setempat yang semuanya mengoceh tentang rasanya. Pada video yang di-posting 14 Juli lalu, Tizi mengklaim hiu itu dapat dimakan dan dikembangbiakkan di penangkaran, meskipun ini telah ditentang oleh para pengguna media sosial.

Namun video viral tadi telah dihapus dari akun Tizi setelah mendapat reaksi keras dari publik. Salah satu pengguna platform media sosial Tiongkok Weibo berkomentar, “Dia benar-benar makan apa saja untuk menarik bola mata. Saya ngeri ketika melihatnya memakan ekor buaya.”

Menurut keterangan biro pertanian dan pedesaan kota setempat, polisi di Nanchong tengah menyelidiki kasus Tizi menyantap ikan hiu putih yang dilindungi. ** Baca juga: Perahu Terbalik, Pria Prancis Bertahan Hidup 16 Jam Terapung di Samudra Atlantik

Biro tersebut telah menentukan bahwa hewan itu adalah hiu putih besar yang terancam punah, bukan hiu gigi kait seperti yang diklaim oleh Tizi. Seorang pejabat setempat mengklaim hukumannya bisa lebih berat jika hiu itu masih remaja.

Pengacara di Beijing, Chang Yachun, mengatakan bahwa Tizi menghadapi hukuman lima tahun penjara atau penahanan kriminal dan denda jika terbukti bersalah membeli produk satwa liar langka dan terancam punah secara ilegal.

Yachun melanjutkan, tetapi jika dia dihukum karena kejahatan yang sangat serius, Tizi dapat dijatuhi hukuman setidaknya 10 tahun penjara dan juga menghadapi denda atau penyitaan propertinya. Beberapa orang yang diduga memperoleh hiu dari provinsi Fujian, Tiongkok timur telah ditahan.

Namun toko lokal yang ditampilkan dalam video Tizi tidak ada hubungannya dengan pembelian hiu, dan hanya digunakan sebagai lokasi pengambilan gambar.(ilj/bbs)