oleh

Tepat Memilih Buah untuk Turunkan Kadar Gula Darah

Kabar6-Setiap orang dianjurkan setidaknya mengonsumsi dua porsi buah per hari, termasuk penderita diabetes, karena buah memberi Anda serat dan sejumlah vitamin dan mineral esensial tanpa mengandung banyak kalori.

Memilih buah yang memiliki indeks glikemik (Glycemic Index/ GI) yang rendah, bukan yang memiliki peringkat indeks glikemik yang sedang atau tinggi. Dengan cara ini akan membantu Anda meminimalkan atau menghindari lonjakan gula darah. Dikutip dari berbagai sumber, begini cara tepat memilih buah untuk turunkan kadar gula darah:

1. Batasi efek glukosa darah
Nilai GI diukur dengan menggunakan ukuran porsi standar yang mungkin lebih besar daripada yang direkomendasikan oleh American Diabetes Association, yang merekomendasikan porsi buah tidak lebih dari 15 gram karbohidrat. Buah dan buah kering yang dikeringkan dalam sirup cenderung lebih tinggi kandungan karbohidrat daripada buah segar, jadi buah segar lebih aman untuk dikonsumsi.

2. Buah GI tinggi
Buah yang memiliki indeks glikemik 70 atau lebih seperti kurma kering, dengan GI 103 per porsi 60 gram, atau sekira 2 1/2 kurma, semangka dengan GI 72 per 120 gram porsi, yang sedikit lebih dari ¾ cangkir, dan leci kalengan sirup dengan GI 70 per 120 gram porsi yaitu sekira ½ cangkir.

3. Buah GI sedang
Buah GI sedang adalah yang memiliki GI antara 56-69. Ini termasuk kismis, dengan GI 64 untuk sajian 60 gram, yang sedikit kurang dari ½ cangkir, buah ara kering, dengan GI 61 per porsi 60 gram, yaitu sekira 7 buah ara, nanas dengan GI 59 untuk sajian 120 gram, atau sekitar ¾ gelas, pepaya dengan GI 59 untuk sajian 120 gram, yang sedikit lebih dari ¾ gelas, dan aprikot mentah dengan GI 57 per 120 gram porsi atau sekira 3 ½ aprikot.

4. Buah GI rendah
Sebagai pilihan yang baik maka sebaiknya Anda memilih buah yang GI nya lebih rendah. Sebagian besar buah memiliki nilai GI rendah. Per 120 gram, ceri memiliki GI 22, jeruk memiliki GI 25, pir dan apel memiliki GI 38 dan plum memiliki GI 39. Buah ini tidak mungkin menyebabkan lonjakan kadar gula darah kecuali jika Anda mengonsumsi secara berlebihan dan tidak jarang melakukan olahraga. ** Baca juga: Mengapa Bisa Ada Rasa Ketakutan di Tengah Keramaian?

Selamat mencoba.(ilj/bbs)

Berita Terbaru