oleh

Tegangan Listrik Perum Lebak Indah Kota Serang Banten Naik Turun

Kabar6-Tegangan listrik di Perumahan Lebak Indah, Kelurahan Terondol, Kecamatan/Kota Serang, langganan ngedrop alias naik turun, diduga karena tegangan arus listriknya tidak setabil.

Belum diketahui penyebab pastinya, yang menyebabkan tegangan arus listrik di Perum Lebak Indah tersebut tidak setabil. Kejadian tersebut, terjadi sejak lama dan dikeluhkan oleh warga.

Seperti dikatakan salah seorang warga Perum Lebak Indah yang enggan disebutkan namanya, mengaku kesal lantaran tegangan listrik dirumah itu selalu naik turun alias tidak setabil.

Terlihat dari indikator tekanan pompa listrik mesin jetpum yang terpasang dirumahnya yang selalu naik turun.

Tidak hanya terjadi pada mesin pompa listriknya saja saat dihidupkan, mesin pendingin ruangan dirumahnya juga kerjanya tidak maksimal dalam nenurunkan suhu ruangan, lantaran tegangan listrik dirumahnya itu selalu naik turun.

“Gak siang, gak malam, selalu begitu, naik turun. Kejadian sudah menahun,” katanya, Selasa (14/1/2020).

Menurutnya, turunnya tegangan arus listrik dirumahnya tersebut, dialami juga oleh tetangganya yang lain.

Sejumlah warga akhirnya mencoba untuk mengatasinya dengan cara memasang alat penyetabil arus listrik atau biasa dikenal stabilizer listrik, dan pada akhirnya hal tersebut menjadi masalah baru bagi warga yang ingin membelinya.

“Membuat konsumen merugi, karena teganganya tidak tercapai,” keluhnya.

Manajer Sub Bidang Komunikasi PT PLN Unit Induk Distribusi Banten, Eman mengatakan, akibat tidak setabilnya tegangan arus listrik yang masuk ke rumah-rumah warga tersebut, kata dia, tidak hanya konsumen saja yang mengalami kerugian. Namun, PLN juga mengalami hal yang sama.

Menurutnya, jika melihat kejadian jarum pompa air yang naik turun di Perum Lebak Indah yang dikirmkan melalui oesan whatappnya tersebut, pihaknya memperkirakan kejadiannya karena disebabkan oleh tidak stabilnya tegangan arus listrik yang masuk kerumah konsumen.

Menurutnya, turunnya tegangan arus listrik yang masuk kerumah warga, bisa saja disebabkan oleh over kapisas, karena tegangan arus yang tersedia di gardu induk dan mengalir ke rumah warga mengalami over kapasitas atau kelebihan muatan, sehingga perlu dilakukan pemecahan beban, agar masalah tersebut bisa diatasi. Solusinya dengan pemasangan gardu induk baru.

Meski begitu, untuk dibuatkannya gardu listrik baru, kata dia, pihaknya memerlukan lahan untuk pendirian gardu induk baru, dan hal tersebut harus mendapatkan persetujuan warga, termasuk pengadaan lahannya, dengan begitu, pembangunan gardu listrik baru bisa didirikan.**Baca juga: Pemkab Pandeglang Didesak Tetapkan KLB Wabah DBD.

“Nanti akan kita tindak lanjuti, kirimkan saja alamatnya, dan kejadiannya sudah berapa lama. Nanti akan kita tangani,” pungkasnya.(Den)

Berita Terbaru