oleh

Tak Diberi Makan, Para Napi di Sanganer Mencari Nafkah di Luar Penjara

Kabar6-Sebuah penjara yang terletak di Sanganer, Kota Jaipur, India, memiliki sistem unik dan mungkin satu-satunya di dunia.

Bagaimana tidak, melansir timesofindia, para napi bisa bebas keluar masuk penjara dan tak diwajibkan mendekam dalam sel tahanan. Mengapa demikian? Rupanya hal itu dilakukan karena para napi tidak diberi makanan dalam sel, sehingga mereka harus mencari nafkah sendiri untuk kebutuhan sehari-hari.

Mereka bekerja sebagai buruh, pekerja pabrik, sopir atau bahkan sebagai guru yoga. Hal unik lainnya, penjara yang telah dibuka sejak 1950-an ini tidak memiliki jeruji atau tembok dan tidak ada penjaga di gerbang. Padahal di dalamnya terdapat 450 tahanan dan penjara ini merupakan satu dari sekira 30 lembaga sejenis di negara bagian Rajasthan.

Adalah Smita Chakraburtty, wanita di belakang kampanye untuk menjadikan penjara terbuka sebagai suatu hal yang normal di India. Chakraburtty mengajukan hal ini ke Mahkamah Tinggi India, yang kemudian meminta para negara bagian untuk mencari cara mendirikan tempat seperti itu.

Kini, Chakraburtty menjadi komisaris kehormatan penjara di Rajasthan, dan baru-baru ini dicalonkan untuk mendapatkan Agami Prize India karena pekerjaannya terkait sistem pidana.

“Sistem peradilan kriminal menangani sebuah kejadian…dan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan terhadap seseorang,” kata Chakraburtty. ** Baca juga: Rasis, Wanita Kulit Putih di AS Laporkan Pria Kulit Hitam yang Berdiri di Luar Rumahnya

Usahanya mendapatkan dukungan, empat negara bagian lainnya di India mendirikan penjara terbuka tahun lalu. Untuk menjadi napi di Sanganer, mereka harus sudah menjalani paling tidak dua per tiga hukuman dalam penjara tertutup.

Pemerintah Rajasthan bahkan harus mengusir tahanan yang tidak mau pergi. Mereka telah menciptakan kehidupan, pekerjaan tetap, sekolah untuk anak-anak, sehingga tidak ingin meninggalkan penjara pada akhir masa hukuman.

Dari hasil bekerja, mereka membeli sepeda motor, ponsel dan televisi. Para napi tidak memakai seragam penjara dan hidup di rumah kecil bernomor. Masing-masih tahanan diberikan rumah oleh pemerintah di sepanjang jalan sempit Sanganer.(ilj/bbs)