oleh

Tahun Ini BPS Tangsel Agendakan Survey

Kabar6-Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kebingungan saat ditanya populasi jumlah warga miskin diwilayah setempat.

Kebingungan BPS di daerah pemilik kas sebesar Rp2 triliun lebih ini, mengingat database yang ada masih mengacu pada catatan lama.

“Belum ada kalau data yang terbaru,” terang Kepala BPS Kota Tangsel, Faizin kepada wartawan ditemui di Graha Widya Bhakti Puspiptek, Sabtu (23/5/2015).

Faizin mengaku, bila tahun ini pihaknya baru akan melakukan pembaruan atas data jumlah warga miskin. Sedangkan teknis pengumpulan data dihimpun menggunakan metode survey di tujuh wilayah kecamatan.

Faizin bilang, survey kepada warga miskin dilakukan berdasarkan nama kepala keluarga dan alamat tempat tinggal setiap penduduk (by name by addres).

“Lewat metode ini, pendataan bisa dilakukan dengan tepat. Sedangkan pembaharuan data akan dimulai dipertengahan tahun,” terangnya.

Merujuk data BPS Kota Tangsel pada 2013 silam, tercatat ada sebanyak 1,75 persen atau sektar 25.400 dari 1.443.403 kepala keluarga sebagai warga miskin.

Dikatakannya, dari total jumlah penduduk di kota Tangsel, sebanyak 36.098 menjadi rumah tangga sasaran (RTS) dalam survey nanti. **Baca juga: Surat Keterangan Domisili Penduduk Telah Dihapus.

Sedikitnya, ada 14 kriteria dia antaranya, rumah tidak dialiri listrik, tempat tinggal dari kayu, tidak mempunyai MCK, memasak menggunakan kayu bakar serta tidak sanggup makan dua kali dalam sehari.

“Dengan ekonomi yang tidak stabil saat ini. Bisa saja warga rentan miskin masuk dalam kategori miskin. Dan akan menjadi peningkatkan warga miskin,” terangnya.(yud)

Berita Terbaru