oleh

Tahun 2018, Kabupaten Tangerang Bebas Gulita

Kabar6-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, memastikan daerahnya akan bebas dari gelap gulita paling lambat tahun 2018 mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Jarnaji, kepada wartawan, saat menggelar jumpa pers di Pendopo Bupati, di Kota Tangerang, Jum’at (12/12/2014).

Menurutnya, program unggulan ‘Desa Benderang’ ini diyakini dapat mengatasi keterbatasan masyarakat yang belum menikmati layanan listrik, sehingga diharapkan pada akhir 2018 tak ada lagi rumah yang tidak terlayani listrik.

Pemkab Tangerang, menargetkan setiap tahunnya bisa memasang sambungan listrik sekitar 1500 rumah tangga dari 8972 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang tersebar di 252 desa/ kelurahan pada 29 kecamatan di daerah itu.

“Target kami, sekitar tiga tahun lagi Kabupaten Tangerang, terang benderang,” ungkap Jarnaji.

Jarnaji menjelaskan, tahun ini pemerintah daerah setempat telah mampu merealisasikan Biaya Penyambungan (BP) dan pemasangan Instalasi Rumah (IR) sejumlah 2061 Kepala Keluarga (KK).

Dan, saat ini pihaknya tengah memproses anggaran untuk BP ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero. **Baca juga: Gara-gara Camat, Sekcam Balaraja Nyaris Adu Jotos dengan Warga.

“Hanya saja pada pelaksanaannya,  proyek ini sedikit menemukan kendala diantaranya, soal Memorandum of Understanding (MoU) Pemkab Tangerang dengan PT PLN yang hingga kini belum terealisasi,” ujarnya.

Disamping itu, kata dia, kendala lain yang dianggap sebagai penghambat adalah Peraturan Menteri ESDM Nomor 33/2014 tentang mutu pelayanan dan biaya yang terkait penyaluran tenaga listrik oleh PT PLN Persero.

Pasalnya, BP listrik mengalami perubahan dari Rp360 ribu/KK menjadi Rp421 ribu/KK, sehingga pemasangan instalasi berjumlah 2061 KK yang telah dikerjakan maka BP yang akan dibayarkan ke PT PLN Persero hanya 2040 KK.

“Hal ini, terkait anggaran dalam DPA APBD 2014 tidak mencukupi, sehingga sisanya sebanyak 21 KK akan dibayarkan pada APBD Tahun Anggaran 2015 mendatang,” imbuhnya.(agm/din)

Berita Terbaru