oleh

Tagihan Listrik Tangsel Diperkirakan Tembus Rp 16 Milliar

Kabar6-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) harus merogoh kas daerah hingga Rp. 16 miliar, untuk membayar tagihan listik dari 21 ribu titik Penerangan Jalan Umum (PJU) selama setahun.

Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel, M Taher Rohmadi mengatakan biaya bayar listrik PJU tersebut dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014. “Tahun ini mencapai Rp 16 miliar,” kata Taher, JUmat (26/9/2014).

Taher mengaku, angka Rp 16 miliar itu lebih besar dibandingkan yang dikeluarkan tahun 2013 lalu. Penambahan biaya ini, lantaran ada pemasangan ribuan titik PJU baru di sejumlah ruas jalan.

“Tahun kemarin antara Rp 13 sampai 14 miliar. Saya kurang ingat angkanya. Pastinya tahun ini lebih besar, karena ada penambahan titik. Seperti di Jalan Ciater yang belum terpasang lampu PJU,” tandasnya.

Menurutnya, untuk anggaran penambahan titik PJU pada 2014 ini dialokasikan hingga Rp 11 miliar. Pasalnya, ada 55 ruas jalan yang akan dipasangi PJU, meliputi jalan protokol, jalan kolektor dan jalan lingkungan.

Anggaran itu juga termasuk belanja perlengkapan alat PJU sebanyak 1.400 unit yang akan dipasang di seluruh ruas jalan.

Kepala Bidang PJU pada DKPP Kota Tangsel, M. Saleh Musa menambahkan, ada 2000-an titik PJU di Tangsel yang rusak. secara teknis, Musa mengaku perbaikan PJU akan dilakukan secara bertahap dilihat dari kondisi letak PJU di jalan yang memang dominan sudah rusak.

Untuk tiangnya, dia akan menggunakan tiang PLN yang lama dan tinggal dipasang ornament yang gunanya untuk dijadikan penopang lampu. “Kami lihat kerusakannya dulu, jika hanya rusak lampunya, tinggal diganti saja,” ucapnya. **Baca juga: Fraksi PADI Aman di DPRD Tangsel.

Sementara untuk pemasangan unit PJU baru, kata Musa, pihaknya akan memasang seluruh perlengkapan PJU berikut instalasi listriknya. “Untuk hal ini kami bekerjasama dengan PLN dalam pemasangan instalasi listriknya,” tandasnya.(yud)

 

Berita Terbaru