oleh

Tagana Banten Salurkan Bantuan Logistik Untuk Korban Banjir Tangsel

Kabar6-Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Provinsi Banten menyalurkan bantuan logistik kepada warga korban banjir di dua wilayah Kademangan dan Cirendeu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Ya, hujan deras yang turun belakangan ini telah menyebabkan meluapnya kali atau sungai. Luapan air semakin tak terkendali, hingga merendam ratusan rumah warga dan berujung bencana.

“Semua warga bisa diselamatkan dan tidak ada korban jiwa maupun luka – luka dalam musibah banjir ini,” ujar Wakil Ketua Tagana Banten, Dadan Sukarna, kepada wartawan di Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Jum’at (23/11/2012).

Atas peristiwa alam ini, kata Dadan, selain telah menyiagakan personel relawan seperti di Tangsel ada 87 orang, 50 orang dari Kabupaten Tangerang dan 50 orang dari Kota Tangerang.

Seluruh personel relawan bencana tersebut sudah siap diterjunkan untuk membantu warga yang menjadi korban banjir.

Pada kesempatan itu, mewakili Ketua Tagana Banten Andhika Hazrumy, yang berhalangan hadir karena harus menghadiri rapat paripurna di DPD RI.

Dadan menjelaskan, pihaknya langsung menyalurkan bantuan logistik pascabanjir menggenangi perumahan warga di Pesona Serpong dan Cirendeu Permai.

Rinciannya, untuk wilayah Kademangan 180 KK, Keranggan 10 KK dan Cirendeu 166 dari 13 KK, lanjut Dadan.

Bantuan kemanusiaan ini secara simbolis diserahkan langsung kepada Lurah Cirendeu dan disaksikan oleh Kepala Seksi Penanggulangan Bencana Dinsosnakertrans Kota Tangsel, Salbini dan Ketua Tagana Kota Tangsel

“Ada titip salam dari A’a (Andhika) yang tidak bisa hadir karena menghadiri rapat paripurna. A’a berpesan kepada warga korban banjir agar bersabar menghadapi cobaan bagi para relawan Tagana terus semangat menjalankan misi kemanusiaan,” terangnya.

Dadan menuturkan, saat ini ada 880 kepala keluarga yang rumahnya terendam banjir. Warga tersebut berasal dari dua wilayah di Kabupaten Pandegelang dan Kota Tangsel.
Rinciannya adalah 311 kepala keluarga di desa Kubang Kampil, Pandegelang. 250 kepala keluarga di kampung Gembong, Pandegelang.

Lalu, 129 kepala keluarga di kelurahan Cirendeu, 10 kepala keluarga di kelurahan Kranggan dan 180 kepala keluarga di kelurahan Kademangan, Setu, Tangsel.

“Saat ini, kita juga sedang data banjir yang melanda di perumahan Petir, kota Tangerang,” katanya.(yud)

Berita Terbaru