1

Ini Rumah yang Amsyong Menurut Feng Shui, Salah Satunya Terhalang Pohon

Kabar6-Menurut aturan feng shui, lokasi rumah sangat penting dalam menentukan keberuntungan bagi pemiliknya. Sebab, energi positif bisa membuat kita merasa aman, bahagia, dan nyaman. Karena itu, sebelum membeli rumah, pastikan anda menghindari beberapa posisi rumah yang tidak baik menurut feng shui.

Perlu diketahui, feng shui adalah filosofi kuno dari Tiongkok yang mengedepankan keseimbangan untuk memberi kenyamanan dan kesejahteraan bagi siapa saja. Ilmu ini bisa diterapkan di mana saja, termasuk dalam mencari posisi rumah terbaik untuk di huni, sehingga dapat menghindari kita hal buruk.

Dilansir Berkeluarga dikutip Senin (4/3/2024), bagi yang sedang mencari rumah impian, berikut beberapa posisi rumah yang tidak baik menurut ilmu feng shui:

Rumah tusuk sate
Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan mitos “rumah tusuk sate”. Berdasarkan mitos masyarakat, posisi rumah tusuk sate mengundang mahluk halus ke rumah kita. Nah, menurut ilmu feng shui, posisi rumah tusuk sate juga tidak baik kita tinggali.

Saat kita tinggal di persimpangan “T”, berbagai energi yang datang dari arah jalanan bisa masuk ke rumah kita dengan cepat. Akibatnya energi negatif ini bisa menghantam rumah dengan tajam.

Berdekatan dengan lokasi “yin”
Terkadang banyak orang memaksakan diri tinggal di dekat yin, atau lokasi yang tidak memiliki kehidupan. Contohnya seperti perlintasan kereta api, kuburan, rumah duka, atau bangunan terbengkalai.

**Baca Juga: Sejumlah Rumah Hancur Diterjang Longsor di Ciherang Lebak

Tempat-tempat yin ini membuat energi luar rumah menjadi negatif. Sehingga bisa mendatangkan keburukan bagi penghuni rumah. Makanya, saat survei rumah pastikan anda tidak memilih lokasi ini, ya!

Kalau tidak ada pilihan lain, kita bisa harus membersihkan rumah secara teratur, dan menanam tanaman hijau sebanyak mungkin di sekitar rumah. Tujuannya untuk melindungi rumah dan mengundang qi (kekuatan alam) agar memberi kehidupan.

Rumah terhalang pohon
Posisi rumah yang tidak baik berikutnya: berhadapan dengan pohon besar. Menurut feng shui, pohon yang tepat di pintu masuk menghantarkan energi negatif ke dalam rumah. Akibatnya, rumah tidak nyaman dan kurang beruntung.

Sebenarnya, pohon bisa menghantarkan keberuntungan untuk rumah. Asalkan pohon tidak menghalangi pandangan dari pintu rumah. Karenanya, bisa memangkas pohon dengan rajin agar tidak menghalangi pintu.

Bagian belakang miring ke bawah
Dianggap cukup menantang, posisi rumah ini juga tidak baik kita tempati. Menurut aturan feng shui, kemiringan rumah bisa menurunkan keberuntungan yang seharusnya kita dapatkan.

Kalau tidak memungkinkan cari rumah yang lain, Mama Papa bisa menambahkan tiang tinggi dan lampu-lampu di sudut belakang halaman. Tujuannya untuk mengangkat energi yang turun. (Red)

 




Polisi India Tahan Seekor Merpati yang Diduga Mata-mata Tiongkok

Kabar6-Polisi di India menahan seekor merpati karena diduga menjadi mata-mata Tiongkok. Dalam keterangan foto, disebutkan bahwa merpati tersebut dibeli pada 18 Mei 2023 oleh personel Polisi Rashtriya Chemicals and Fertilizers (RCF) di Chembur, berjarak 27 km dari Mumbai Raya.

Merpati itu dibeli karena terdapat pesan yang ditulis dengan warna merah dan hijau di sayapnya, yang diduga menyerupai aksara Tiongkok. Sejak dibeli oleh Polisi RCF di Chembur, melansir Telegraph, merpati itu langsung dikandangkan di rumah sakit hewan Bai Sakarbai Dinshaw Petit di Parel, Mumbai. Hewan tersebut dititipkan di fasilitas kesehatan itu selagi polisi melakukan penyelidikan. Kondisi merpati itu pun dikatakan tidak mengalami cedera atau memiliki tanda-tanda sakit.

Disebutkan, merpati akan terus berada di dalam kandangnya di rumah sakit hingga batas waktu yang belum ditentukan, menyesuaikan keputusan dari pihak kepolisian.

“Merpati itu diberikan kepada kami pada 18 Mei 2023, oleh polisi RCF di Chembur tempat merpati itu ditangkap,” kata Dr Mayur Dangar, manajer rumah sakit.

Dr Danger menambahkan, ada dua cincin di kaki hewan itu, satu dari tembaga dan satu lagi dari aluminium. “Sebuah pesan dalam aksara Tiongkok atau bahasa yang mirip tercetak di sayapnya, berwarna merah di satu sisi dan hijau di sisi lainnya.”

Ia memiliki alasan tersendiri untuk memelihara burung tersebut di rumah sakit. “Karena merpati itu diberikan kepada kami dalam tahanan polisi, dan kami adalah satu-satunya rumah sakit hewan di kota ini, kami tidak bisa menolaknya atau membebaskannya sampai polisi mengatakan demikian,” ungkap D Dangar.

Namun pihak rumah sakit belum menerima komunikasi apa pun dari pihak kepolisian mengenai apa yang harus dilakukan terhadap burung tersebut. Asisten Inspektur Polisi Ravindra Patil dari kantor polisi RCF mengaku kaget bahwa burung merpati tersebut ternyata masih berada di rumah sakit hewan.

“Kami telah menerima surat dari mereka (RS) mengenai pembebasannya, jadi kami berasumsi bahwa merpati itu telah dibebaskan,” kata Patil. “(Jika memang belum dibebaskan) Saya akan mengirim surat ke rumah sakit minggu ini agar mereka tahu bahwa mereka dapat membebaskannya.”

Terkait hasil penyelidikan, Patil menjelaskan bahwa merpati tersebut diketahui hanya burung balap dan secara tidak sengaja tiba di India dengan sebuah kapal dari Taiwan yang digunakan untuk olahraga yang berlangsung di perairan terbuka.

Belakangan, merpati itu dilaporkan telah dibebaskan, setelah dinyatakan bersih dari dugaan. Foto merpati yang diterbitkan diambil oleh jurnalis foto bernama Anshuman Poyrekar pada 16 Januari lalu.(ilj/bbs)




Hindari Dipilih Karena Penampilan, Perusahaan di Tiongkok Wajibkan Kandidatnya Bertopeng Selama Wawancara

Kabar6-Sebuah perusahaan di Tiongkok bernama Chengdu Ant Logistics, mewajibkan pelamar kerja untuk memakai masker wajah secara penuh, untuk menghindari perusahaan memilih kandidat berdasarkan penampilan mereka.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, melansir SCMP, tampak beberapa orang yang diwawancarai, semuanya mengenakan masker wajah penuh, sambil mendengarkan pewawancara yang juga mengenakan topeng. Seorang wanita bermarga Zeng asal Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya, memposting video yang diambil, dalam akun Douyin miliknya.

Zeng mengatakan, dia merasa seluruh skenario tersebut aneh, tetapi juga mengungkapkan bahwa ‘hal tersebut bisa bermanfaat bagi orang-orang dengan fobia sosial’. Pihak perusahaan, ditambahkan Zeng, meminta mereka untuk mengambil topeng kosong dan menggambar apa pun di atasnya. Hal yang lebih aneh lagi, perusahaan juga mengatur agar ada staf yang memotong dan membagikan tebu kepada para pelamar kerja.

Perusahaan Chengdu Ant Logistics mengakui bahwa video tersebut diambil selama pameran perekrutan dua tahunan, di mana posisi termasuk operator media baru, penyiar siaran langsung, dan analis data direkrut.

Perusahaan mengklaim dengan hal tersebut, dapat menghargai kemampuan individu seseorang atas penampilan mereka, dan bertujuan untuk mengurangi stres yang dirasakan oleh orang yang diwawancarai.

Keruan saja pihak perusahaan menerima banyak pujian karena ‘membantu menghilangkan diskriminasi kerja’. “Ini kesetaraan, ketampanan tidak boleh dihitung,” kata seorang pengamat online. “Sebagai orang dengan fobia sosial, saya akan sangat menikmati wawancara kerja seperti itu,” tulis warganet lainnya.

Beberapa orang juga mengambil kesempatan ini untuk mengecam China Railway No.3 Engineering Group, yang memicu kontroversi, setelah menerbitkan iklan perekrutan yang mencari karyawan wanita dengan ‘wajah cantik’ dan ‘bentuk tubuh yang baik’ pada Desember tahun lalu.

Chengdu Ant Logistics sendiri dikenal dengan wawancara kerjanya yang inovatif. Sebelumnya, pelamar diminta mencari tahu lebih dalam untuk menguji kapasitas eksekutif dan kemampuan beradaptasi mereka terhadap kesulitan.

Namun, karena perusahaan sekali lagi menjadi berita utama terkait wawancara kerjanya yang aneh, beberapa orang pun mulai bertanya-tanya apakah hal tersebut hanya aksi publisitas belaka.(ilj/bbs)




Terbuat dari Tulang dan Batu Giok, Arkeolog di Tiongkok Temukan Kalkulator Berusia 2.300 Tahun

Kabar6-Tim arkeolog menemukan tabel perkalian kuno langka pada makam seorang bangsawan di Provinsi Henan, Tiongkok tengah, yang berusia 2.300 tahun. Makam itu diperkirakan berasal dari Dinasti Shang (1600-1046 SM).

Tabel perkalian tersebut, melansir Arkeonewsterbuat, terbuat dari tulang dan batu giok yang berisi daftar perkalian dari satu hingga sembilan, merupakan salah satu contoh paling awal dari matematika tertulis di Tiongkok. Temuan ini menunjukkan bahwa orang-orang Shang sudah memiliki pemahaman yang baik tentang matematika dan telah mengembangkan cara untuk menghitung.

Tabel tersebut ditulis dalam hieroglif Tiongkok, dan menggunakan sistem perkalian yang disebut ‘metode persegi’, melibatkan penjumlahan berulang dari bilangan yang sama.

Disebutkan, tabel perkalian ini adalah penemuan yang penting karena memberikan wawasan tentang matematika dan budaya Tiongkok kuno. Ini menunjukkan bahwa orang-orang Shang adalah orang yang terpelajar dan inovatif yang telah membuat kemajuan signifikan dalam bidang matematika.(ilj/bbs)




Sang Ibu Ancam Bunuh Diri, Pria di Tiongkok Terpaksa Menikah

Kabar6-Seorang pria asal Wenzhou, Tiongkok, bernama Xiajin terpaksa menikah karena sang ibu mengancam akan bunuh diri. Alhasil, usia pernikahan Xiajin hanya bertahan hingga enam bulan.

Xiajin, melansir SCMP, menikah karena tekanan dari sang ibu lanaran usianya sudah mendekati usia 30-an tahun. Meskipun tidak memiliki hubungan emosional dengan calon istrinya dan enggan membicarakan pernikahan, Xiaojin dipaksa untuk menikah setelah sang ibu mengancam akan bunuh diri. Xiaojin sendiri baru mengenal wanita yang dinikahinya itu dalam waktu singkat, sehingga tidak mempunyai waktu lama untuk saling mengenal sifat satu sama lain.

Tak hanya gagal berkomunikasi dengan baik, Xiajin dan pasangannya juga bertengkar mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pekerjaan rumah tangga. Keduanya juga menolak untuk berhubungan seks.

Diketahui, fenomena ‘pasangan vokal’ dan meningkatnya tren kawin paksa menunjukkan adanya masalah sosial yang lebih luas di Tiongkok. Meskipun jumlah pernikahan di negara ini telah menurun secara signifikan, dari sekira 13,5 juta pasangan pada 2013 menjadi 6,8 juta pada 2022, banyak orangtua di Tiongkok yang didorong oleh pandangan tradisional dan ekspektasi masyarakat, menekan generasi muda untuk menikah.

Hal ini karena mereka merasa malu atau kekhawatiran tentang pernikahan masa depan anak mereka. Namun, pendekatan ini sering kali memperburuk situasi.

“Ini adalah tekanan pernikahan ala Tiongkok. Cinta tidak penting, menikah saja, kebahagiaan tidak penting, menikah saja,” kata netizen. “Ibulah yang harus menemui terapis, tapi dia mungkin akan menyalahkan istri anak laki-lakinya dan terus menekannya untuk menikah lagi,” tulis netizen lain.

“Banyak orangtua yang memaksa anaknya menikah hanya untuk memenuhi keinginannya sendiri, tidak pernah mempertimbangkan perasaan atau kebahagiaan anaknya. Mereka bilang itu untuk anak-anaknya, tapi sebenarnya itu egois,” sambung seorang netizen.(ilj/bbs)




Nekat Nikahi Pria Beristri, Rumah Tangga Wanita Tiongkok Ini Hanya Berumur Sehari

Kabar6-Kisah seorang wanita di Tiongkok bernama Tieu My menjadi viral di media sosial setelah nekat menikahi pria beristri, dan rumah tangga mereka hanya berumur sehari.

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Melansir Eva.vn, berawal saat Tieu My yang merupakan kelahiran tahun 2000 ini pergi ke Provinsi Shandong seorang diri untuk mencari pekerjaan. Nahas, ketika mendapatkan pekerjaan, uang milik Tieu My malah hilang. Beruntung, seorang pria bersedia membantu Tieu My, dan lambat laun keduanya saling memiliki perasaan cinta hingga berniat menikah.

Sayangnya, keputusan Tieu My tidak disetujui oleh orangtuanya yang dengan tegas menolak karena pria tersebut ternyata sudah mempunyai istri. Orangtua Tieu My percaya, putrinya akan menemukan pria yang lebih baik mengingat usianya yang masih sangat muda.

Pantang mundur, Tieu My mengabaikan perkataan kedua orangtuanya dan tetap nekat menikah dengan pria yang tak diungkap identitasnya itu. Pada akhirnya, kedua keluarga harus mengadakan pernikahan untuk pasangan tersebut.

Setelah menikah, Tieu My yang baru mengetahui bahwa istri pertama sang suami sedang hamil, lantas memutuskan untuk bercerai. Alhasil, Tieu My dan suaminya bertengkar hebat hingga merusak barang-barang di rumah, sebelum akhirnya bercerai.

“Saya baru saja menikah satu hari lalu bercerai. Hidup saya sangat pahit,” kata Tieu My sambil berlinang air mata.

Kisah Tieu My dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi viral. Tak sedikit netizen menyalahkan pasangan tersebut karena terlalu terburu-buru, cepat jatuh cinta, cepat menikah dan lebih cepat cerai.

“Akibat tidak mendengarkan orangtua dan terlalu terburu-buru dalam menikah,” komentar seorang netizen. “Hidupnya pahit dan sengsara tapi dia juga yang harus menanggungnya,” sambung netizen lain. “Mereka belum mengenal satu sama lain dengan baik, jadi seperti ini,” tulis netizen.(ilj/bbs)




Terobosan Baru Ilmu Pengetahuan, Penelitian di Tiongkok Berhasil Obati 5 Anak yang Lahir Tuli

Kabar6-Riset yang dilakukan di Fudan, Tiongkok, dipimpin bersama oleh peneliti Harvard Medical School di Massachusetts Eye and Ear, membuat terobosan baru dalam ilmu pengetahuan, yaitu berhasil mengobati lima anak yang lahir tuli.

Tim peneliti, melansir thehill, mengobati enam anak berusia antara satu hingga tujuh tahun yang menderita jenis ketulian turunan, disebabkan oleh mutasi gen OTOF, yang memproduksi protein yang memainkan peran penting mentransmisikan sinyal dari telinga ke otak. Setelah menerima suntikan ke telinga, anak-anak tersebut sembuh dan langsung dapat mendengar.

Para peneliti di balik pendekatan terapi gen baru ini yakin metode tersebut akan berguna untuk pengobatan lain juga. Dalam uji coba selama 26 minggu, lima dari enam anak menunjukkan tanda-tanda peningkatan pendengaran. Kemampuan pendengaran adalah faktor penting dalam pembelajaran bahasa.

Untuk studi ini, para peneliti juga mengukur persepsi bicara, yaitu kemampuan mengenali suara. Kelima anak yang merespons menunjukkan peningkatan di sana. “Ini benar-benar membuka pintu untuk mengembangkan pengobatan lain untuk berbagai jenis ketulian genetik,” kata Zheng-Yi Chen, salah satu peneliti utama.

Gen OTOF bertanggung jawab atas protein otoferlin, yang diproduksi oleh sel di bagian berbentuk siput dari telinga bagian dalam yang disebut koklea, yaitu tempat di mana gelombang suara diterjemahkan menjadi pulsa listrik yang dibawa ke otak oleh sel saraf. Otoferlin membantu mentransmisikan pulsa dari sel koklea ke saraf.

Tanpa itu, suara akan diterjemahkan menjadi sinyal listrik tetapi tidak akan pernah mencapai otak. Mutasi gen OTOF yang dimiliki oleh anak-anak adalah target yang menarik untuk terapi gen karena itu adalah kondisi yang relatif sederhana yang disebabkan oleh satu mutasi. Ini juga tidak melibatkan kerusakan fisik pada sel koklea.

Prosedur yang digunakan oleh para peneliti melibatkan penyisipan gen ke dalam koklea menggunakan jenis virus yang sering digunakan untuk pengobatan semacam ini. Virus akan menyisipkan gen ke dalam DNA sel target, menyebabkan mereka memproduksi protein yang hilang. Tetapi ada masalah, gen OTOF terlalu besar untuk dipegang oleh virus.

Mereka melewati masalah ini dengan membagi gen menjadi dua dan kemudian menyimpan kedua bagian tersebut dalam dua virus yang berbeda. Setelah itu, mereka menyuntikkan campuran dengan kedua bagian gen ke dalam koklea.

Meskipun virus menyisipkan kedua bagian gen ke tempat yang berbeda pada DNA sel, mesin seluler merakit protein lengkap ketika kedua bagian tersebut diekspresikan. Campuran khusus ini disuntikkan ke cairan telinga bagian dalam, dan dari sana, virus-virus itu mencapai sel target seperti yang diharapkan dalam suntikan normal.

Para peneliti dan peserta menunggu empat hingga enam minggu dalam setiap kasus untuk melihat tanda-tanda pertama pemulihan pendengaran. Lima dari enam peserta menunjukkan tanda-tanda peningkatan progresif. Ketika tiga anak yang lebih tua mematikan implan koklea, mereka dapat memahami dan merespons bicara pada minggu ke-26, dengan dua di antaranya bahkan dapat mengenali bicara di ruangan bising dan bahkan melakukan percakapan telepon.

Anak-anak yang lebih muda juga menunjukkan peningkatan, tetapi mereka terlalu muda untuk diuji. Hanya satu peserta yang tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Para peneliti tidak yakin tentang penyebabnya, tetapi mereka mengatakan mungkin disebabkan oleh reaksi kekebalan terhadap vektor virus.(ilj/bbs)




Nenek di Shanghai Wariskan Rp44 Miliar untuk Kucing dan Anjing Peliharaannya Setelah Diabaikan Sang Anak

Kabar6-Seorang nenek bermarga Liu di Shanghai, Tiongkok, memutuskan untuk mewariskan kekayaannya sebesar sekira Rp44,4 miliar untuk kucing dan anjing peliharaannya.

Bukan tanpa alasan, melansir SCMP, Liu mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena kedua hewan tersebut telah selalu ada untuknya, tidak seperti ketiga anaknya. Awalnya, Liu sudah memutuskan untuk membagikan semua harta kepada tiga anaknya, dan sudah membuat surat wasiat berisi keputusan tadi tiga tahun lalu. Namun, baru-baru ini Liu berubah pikiran setelah merasa ditelantarkan oleh anak-anaknya.

Liu mengklaim, anak-anaknya tidak pernah mengunjungi atau setidaknya merawat dirinya ketika sakit. Selain itu, mereka bahkan hampir tak pernah menghubunginya. Menurut laporan, hanya kucing dan anjing peliharaan Liu yang ada untuknya. Karena itulah Liu kemudian memutuskan meninggalkan semua asetnya untuk makhluk yang selalu ada di sisinya itu.

Liu lantas mengubah surat wasiat dan bersikeras bahwa semua uang miliknya harus digunakan untuk merawat hewan peliharaannya dan keturunannya setelah wanita itu meninggal.

Sebuah klinik hewan setempat telah ditunjuk sebagai pengelola warisan Liu dan bertanggung jawab atas perawatan hewan-hewan tersebut. Namun menurut Chen Kai, pejabat dari kantor pusat Pusat Registrasi Will di Beijing, meskipun Liu ingin mewariskan seluruh uang miliknya langsung kepada hewan peliharaan, hal itu tidak sah di Tiongkok.

“Namun, ada alternatif lain untuk mengatasi masalah ini,” kata Kai. “Surat wasiat Liu saat ini adalah salah satu cara, dan kami telah menyarankannya untuk menunjuk seseorang yang ia percayai untuk mengawasi klinik hewan tersebut untuk memastikan hewan-hewan tersebut dirawat dengan baik.”

Seorang pejabat lain dari Pusat Pendaftaran Wasiat Tiongkok cabang Tiongkok timur mengatakan, mereka telah memperingatkan Liu tentang risiko menempatkan semua uangnya di tangan klinik hewan peliharaan sebelum wanita itu membuat surat wasiat terakhirnya.

“Kami memberi tahu Bibi Liu bahwa jika anak-anaknya mengubah sikap mereka terhadapnya, dia selalu dapat mengubah surat wasiatnya lagi,” kata pejabat tersebut.

Kisah Liu memicu diskusi online yang hidup tentang warisan dan keluarga. “Betapa kecewa dan patah hatinya dia membuat keputusan untuk tidak mewariskan apa pun kepada anak-anaknya,” kata seorang pengamat online.

“Bagus sekali. Jika putriku memperlakukanku dengan buruk di masa depan, aku juga akan meninggalkan rumahku kepada orang lain,” kata warganet yang lain.(ilj/bbs)




Tren Diet di Tiongkok, Bakar Kalori dengan Cara Karaoke Selama Berjam-jam

Kabar6-Tren diet unik tengah viral di kalangan anak muda Tiongkok. Ya, kini anak muda di Tiongkok tengah santer mengikuti tren diet dengan melakukan karaoke berjam-jam yang dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan.

Dalam sebuah video yang beredar di Tiktok, melansir Asiaone, seorang gadis mengungkapkan bahwa ia bisa membakar lebih dari 400 kalori usai berkaraoke selama kurang lebih 1,5 jam. Tak hanya itu, beredar video pengguna TikTok lainnya yang mampu membakar hampir 1.000 kalori setelah berkaraoke selama lima jam. Hal ini keruan saja mencuri perhatian netizen dan diet dengan cara karaoke berjam-jam ini seketika menjadi tren baru di Tiongkok.

Sementara itu, terdapat fakta unik lainnya yang mengungkapkan jumlah kalori yang terbakar ketika karaoke menyanyikan sebuah lagu. Misalnya, saat seseorang karaoke menyanyikan lagu ‘My Heart Will Go On’ karya Celine Dion, maka orang tersebut bisa membakar setidaknya 13,5 kalori dalam tubuhnya.

Benarkah seseorang yang berkaraoke bisa terbukti membantu menurunkan berat badan? Sebuah studi mengungkapkan, karaoke atau bernyanyi memang tidak seefektif menurunkan berat badan dengan cara berlari atau berolahraga di gym. Namun, bernyanyi sambil berdiri ternyata bisa membakar sejumlah kalori yang sebanding dengan berjalan kaki, yoga, atau melakukan pekerjaan rumah ringan.

Bahkan, bernyanyi bisa membawa manfaat lain yaitu meningkatkan fungsi paru-paru dan jantung. Bernyanyi dengan lebih serius juga memberikan manfaat aerobik yang lebih baik, dengan meningkatkan volume tulang rusuk dan fungsi pernapasan.

Berdasarkan hasil studi pada 2006 di Folia Phoniatrica dan Logopaedica, diketahui bahwa pelatihan vokal selama beberapa bulan bisa melatih kerja jantung lebih baik serta akan meningkatkan kapasitas paru-paru hingga usia lanjut.

Seperti aktivitas lainnya, kalori yang terbakar pada saat bernyanyi bergantung pada berat badan seseorang, serta posisi tubuh dan aktivitas terkait lainnya.(ilj/bbs)




Diyakini Sebagai UFO, Penampakan 3 Cahaya Aneh di Langit Beijing

Kabar6-Tiga cahaya bergerak seperti awan, diyakini sebagai benda terbang tak dikenal (UFO), terlihat oleh sejumlah warga di Beijing, Tiongkok, dan beberapa kota terdekat

Rekaman video fenomena misterius itu, melansir SCMP, membanjiri platform media sosial, Weibo, dan sejumlah netizen menyebut UFO adalah bola cahaya berkabut yang bergerak dari barat ke timur tanpa mengeluarkan suara apa pun. Menurut salah satu pengguna Weibo, saat kejadian cuaca di Beijing cerah, namun ia yakin benda bercahaya itu bukan pesawat karena tidak ada lampu yang berkedip.

Bola cahaya tersebut terlihat dari langit Beijing hingga Kota Tianjin dan Provinsi Shanxi di Tiongkok tengah. Sementara netizen lain menyebut benda tersebut memiliki tiga sumber cahaya dan berbentuk segitiga sebelum menghilang tanpa bekas.

“Benda apa ini? Ia terbang sangat cepat dan tiba-tiba muncul di hadapanku,” tulis seorang warga Beijing.

Seorang astronom juga berteori, UFO mungkin adalah roket luar angkasa yang digunakan untuk meluncurkan satelit Starlink SpaceX beberapa waktu lalu.(ilj/bbs)