1

Alamak, Wanita Brasil Ini Jatuh Cinta pada Pria yang Rampas Ponsel Miliknya

Kabar6-Unik juga kejadian yang dialami Emanuela. Wanita di Brasil ini jatuh cinta pada seorang pria yang merampok ponsel miliknya. Emanuela membagikan kisah cintanya yang tak biasa, hingga menjadi viral.

Emanuela dan pasangannya, melansir Nypost, menceritakan kisah romantis mereka dalam sebuah video Twitter yang telah ditonton lebih dari 38 ribu kali secara online. “Saya sedang berjalan menyusuri jalan di mana dia tinggal dan sayangnya, saya dirampok,” kata Emanuela, saat menceritakan kencan pertamanya di sebuah acara di Brasil.

Di sisi lain, pencuri yang tidak disebutkan identitasnya itu mengatakan dalam video bahwa perasaannya berubah terhadap Emanuela setelah ia melihat foto wanita itu dalam ponsel yang dirampas tadi.

“Saya sedang mengalami situasi yang sulit karena saya tidak memiliki seorang kekasih, Anda tahu,” kata pria itu. “Ketika saya melihat fotonya di ponsel, saya berkata pada diri saya sendiri, ‘Sungguh wanita berambut cokelat yang cantik, Anda tidak melihat wanita berambut cokelat seperti itu setiap hari’, dan saya menyesal telah mencurinya.”

Keduanya kini telah berpacaran selama dua tahun Namun, masih belum jelas apakah orangtua wanita tersebut setuju untuk menjadikan mantan perampok sebagai pasangan romantis anaknya.

Sementara itu, kisah cinta mereka yang aneh telah membuat para pengguna X (Twitter) bingung. Beberapa orang mengatakan, kisah cinta yang tidak biasa seperti itu hanya bisa berasal dari Brasil, yang lain menganggap kisah tersebut cukup menarik dan percaya bahwa cinta dapat bersemi di mana saja dan dalam keadaan apa pun

“Cinta bisa mencapai apa saja,” tulis salah satu pengguna X. “Kedengarannya seperti komedi, tapi ini nyata, this is Brasil,” komentar yang lain.(ilj/bbs)




Diduga Tabrak Mobil Polisi, Pria Australia Ini Berada dalam Saluran Drainase Selama 36 Jam Pura-pura Cari Ponsel

Kabar6-Seorang pria yang terjebak selama 36 jam dalam saluran drainase di Kota Brisbane, Australia, diduga kabur setelah menabrak mobil petugas. Sebelumnya, pria yang tak disebutkan namanya itu mengaku mencari ponsel miliknya yang hilang.

Juru bicara Kepolisian Queensland, melansir Independent, menyebutkan bahwa mobil Ford Falcon milik pria tadi diduga mundur dan menabrak kendaraan petugas sekira pukul 04.20 waktu setempat dan menyebabkan kerusakan parah. “Ford yang rusak kemudian kabur dari area tersebut,” demikian keterangan juru bicara itu.

Ditambahkan, mobil tersebut terlibat kecelakaan lain, kemudian penumpangnya kabur dengan berjalan kaki. Saat itulah pria berusia 38 tahun ini diduga masuk ke saluran drainase untuk bersembunyi.

Pria itu sempat terlihat oleh pejalan kaki, namun menolak bantuan dengan berkata, “Tidak, kawan, saya baik-baik saja”. Ia juga mengklaim sedang mencari ponselnya yang jatuh.

Layanan darurat kemudian dipanggil ke lokasi kejadian ketika ada warga yang mendengar suara napas berat dari saluran drainase. “Seorang pria berusia 38 tahun ditemukan sekira pukul 11 pagi,” kata polisi.

Cuaca di Brisbane sendiri basah selama berhari-hari dan hujan mengguyur saluran drainase itu selama pria itu terjebak. Petugas Damkar Queensland mengatakan, timnya dapat membuka tutup saluran drainase dan menyelamatkan pria itu.

Disebutkan, kondisinya stabil tetapi menderita lecet dan kedinginan. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Mater.(ilj/bbs)




Dua Pencuri di California Berhasil Diringkus Saat Balik ke Toko untuk Ambil Ponsel Mereka yang Ketinggalan

Kabar6-Peristiwa lucu terjadi saat dua wanita, Kaydrianna Hall (24) dan Serenadi Banks (19), kembali mendatangi sebuah toko yang mereka curi, gara-gara ponsel milik salah satu dari dua pencuri itu ketinggalan.

Salah satu pencuri, melansir ktla, kembali ke toko perlengkapan kuku Premier Nail Supply di Kota Murrieta, negara bagian California, Amerika Serikat (AS), untuk meminta ponsel miliknya, yang dikatakan tak sengaja dia jatuhkan. Pemilik toko lantas menawarkan barter ponsel itu dengan barang curian seharga sekira Rp9,3 juta, namun si pencuri malah menyerangnya dan pergi lagi.

Menurut keterangan polisi Murrieta, ponsel itu berisi SIM California dan kartu kredit di dalam casing-nya. Premier Nail Supply lantas membagikan rekaman CCTV yang merekam insiden tadi.

Pemilik toko disebut mengalami luka ringan setelah jatuh didorong oleh salah satu pencuri. Hall dan Banks sendiri kabur dari lokasi dengan mobil berwarna hitam. Beberapa menit kemudian, Hall dan Banks dihubungi polisi saat masih di dalam mobil, sekira dua kilometer jauhnya dari toko.

Polisi mengatakan, barang curian terlihat jelas di dalam kendaraan. Kedua wanita itu pun dibawa ke penjara. Namun, Hall dan Banks dibebaskan setelah masing-masing memberikan uang jaminan sebesar sekira Rp 77,47 juta.

“Pastinya akan lebih mudah untuk membeli barang dengan kartu kredit yang di dalam casing telepon,” kata Kepolisian Murrieta dalam laman Facebook-nya.(ilj/bbs)




Ricuh, Sekuriti Eka Hospital BSD Rebut Ponsel Wartawan

Kabar6-Kericuhan sempat terjadi di area parkir kendaraan bermotor Eka Hospital BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Petugas sekuriti mengusir awak media yang melakukan reportase peristiwa ledakan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Jangan moto, jangan moto,” ungkap Masudi Susilo, petugas sekuriti Eka Hospital BSD, Kamis (21/9/2023).

Bahkan pria berseragam safari warna cokelat itu sempat merebut ponsel milik Wivy Hikmatullah, kontributor media online skala nasional. Masudi mengusir agar keluar dari area Eka Hospital BSD.

Adu argumentasi antara petugas sekuriti tersebut juga terjadi dengan Nanang Yudhistira, kontributor televisi berita nasional.

Kedua pewarta di atas telah menjelaskan berada di area publik, tidak mengganggu proses olah tempat kejadian perkara yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian.

“Anda tugas, saya juga tugas. Saya gak masuk ke area dalam,” sahut Bonank, sapaan Nanang Yudhistira.

**Baca Juga: Terjadi Ledakan, Pasien IGD Eka Hospital BSD Dievakuasi

“Saya diperintah pimpinan bang,” ujar Masudi. Ia juga sempat merebut ponsel milik kabar6.com.

Masudi mengabadikan wajah-wajah pewarta yang melakukan reportase insiden ledakan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Eka Hospital BSD, Serpong.

Berselang satu jam kemudian Masudi datang menghampiri untuk menyatakan permohonan maaf.

Diketahui, insiden ledakan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tadi. Polisi menyebutkan sumber ledakan dari alat Uninterruptible Power Supply (UPS) atau penyedia cadangan listrik.(yud)




Lewat Fitur Baru, Tiongkok Batasi Durasi Anak Gunakan Ponsel Hanya Dua Jam per Hari

Kabar6-Saham perusahaan teknologi anjlok setelah Badan Regulasi Siber Tiongkok mengumumkan bahwa anak di bawah 18 tahun harus dibatasi penggunaan ponselnya paling lama dua jam per hari.

Cyberspace Administration of China (CAC) atau Badan Administrasi Siber Tionkok, melansir Time, mengatakan bahwa pihaknya bakal meminta perusahaan ponsel pintar untuk menghadirkan fitur yang disebut ‘program anak’. Nantinya, fitur itu bakal membatasi pengguna di bawah 18 tahun untuk mengakses internet di ponselnya sejak pukul 22.00 malam hingga keesokan harinya pukul 06.00 waktu setempat.

Ditambahkan CAC, para perusahaan juga dapat mengatur batasan waktu dari usulan yang diajukan. Pengguna dengan usia 16-18 tahun bakal diperbolehkan menggunakan ponsel dua jam per hari.

Sementara, pengguna berusia 8-16 tahun bakal mendapat jatah satu jam dalam sehari dan anak di bawah delapan tahun hanya diizinkan delapan menit. Namun, CAC menyebut perusahaan penyedia juga harus memperbolehkan pihak orangtua memutuskan waktu batasan untuk anaknya sendiri.

Nilai saham sejumlah perusahaan teknologi di Tiongkok sebagian besar anjlok pada perdagangan sore di Hong Kong usai CAC mengeluarkan rancangan pedoman aturan ini.

Sham Bilibili (9626.HK) dan Kuaishou (1024.HK) masing-masing menurun sebesar 6.98 persen dan 3.53 persen. Sementara pihak operasional aplikasi WeChat, Tencent Holdings (0700.HK), ditutup 2.99 persen lebih rendah.

Seorang pengacara di firma hukum Shanghai Shenlun, Xia Hailong, menyebut aturan ini bakal membuat pusing pihak penyedia layanan internet. ** Baca juga: Di Masa Depan, Pasangan di India Kemungkinan Tak Bisa Nikah Tanpa Restu Orangtua

“Banyak upaya dan biaya tambahan untuk menjalankan persyaratan aturan baru ini dengan baik,” kata Xia Hailong. “Dan risiko ketidakpatuhan juga terbilang bakal tinggi. Jadi saya percaya banyak perusahaan penyedia internet bakal mempertimbangkan aturan yang secara langsung melarang anak untuk mengakses layanan mereka.”

Disebutkan, RUU itu muncul setelah adanya tanda-tanda dari Beijing mengenai tindakan keras pada industri teknologinya yang selama ini berlangsung selama bertahun-tahun telah berakhir.

Otoritas Tiongkok juga mengatakan, mereka akan mendukung perkembangan raksasa teknologi.(ilj/bbs)




Ambil Ponsel yang Jatuh, Pria AS Ini Nekat Menyelam ke Danau Sedalam 4,5 Meter

Kabar6-Simon, penyelam sukarelawan, nekat terjun ke danau New Hampshire, Amerika Serikat (AS), untuk mengambil ponsel milik Dianne Bonfiglio yang tak sengaja jatuh di kedalaman sekira 4,5 meter.

Departemen Kepolisian Sunapee, melansir Upi, menerangkan dalam sebuah unggahan di Facebook bahwa Dianne Bonfiglio secara tidak sengaja menjatuhkan ponselnya ke dalam danau di area dermaga. Mereka mengatakan bahwa ada seorang pemuda bernama Simon sedang berada dalam sebuah perahu ponton bersama teman-temannya di dekat wanita itu.

Simon lantas menawarkan diri untuk menyelam ke dalam danau untuk mencari ponsel yang hilang tersebut. ** Baca juga: Pria Tiongkok Ditipu Mantan Istri, Biayai Hidup Anak yang Ternyata Bukan Darah Dagingnya

Pemuda itu mengenakan sepasang kacamata yang diberikan seorang pekerja di Harborside Trading di dekatnya, dan berhasil menemukan ponsel tersebut pada penyelaman pertamanya.

“Ada kerumunan penonton yang bersorak ketika dia menemukannya dan ketika Dianne menyadari bahwa ponselnya masih berfungsi,” demikian tulis postingan tersebut.

Polisi menjuluki penyelamat ponsel itu sebagai ‘Saint Simon’ atas usahanya.(ilj/bbs)




Dimarahi Ortu Karena Gunakan Ponsel Berlebihan, Gadis India Nekat Lompat ke Air Terjun

Kabar6-Sebuah video yang beredar di Twitter membuat heboh, saat seorang gadis melompat ke air terjun Chitrakote di distrik Bastar, Chhattisgarh, India. Beruntung, gadis yang tak diungkap identitasnya itu selamat setelah jatuh dari ketinggian 90 kaki.

Rupanya, melansir Hindustantimes, gadis tadi nekat lompat ke air terjun setelah dimarahi oleh kedua orangtuanya (ortu) gara-gara menggunakan ponsel secara berlebihan. Dalam unggahan video tadi, tampak gadis tersebut berdiri di tepi air terjun Chitrakote, ketika air mengalir dari tebing dengan kecepatan tinggi. Beberapa detik kemudian, dia melompat.

Sebelumnya, penduduk setempat terdengar meminta si gadis untuk berhenti. Polisi telah melakukan investigasi atas insiden tersebut dan mengetahui alasan si gadis berbuat nekat. Gadis itu pun diserahkan kepada pihak keluarga.

Kolektor Bastar, Vijay Dayaram, mengatakan bahwa ia tidak dapat mengotentikasi video viral tersebut. Ia menambahka, gadis tersebut dalam kondisi aman. ** Baca juga: Wanita Inggris Terjebak di Tebing Saat Ingin Selamatkan Burung Peliharaannya

“Ia melakukan hal buruk tersebut setelah seorang anggota keluarga mencegahnya menggunakan ponsel secara berlebihan,” kata Dayaram.

Chhattisgarh sendiri terletak di sungai Indravati, dan air terjun Chitrakote memiliki ketinggian 90 kaki, berada sejauh 273 km dari ibu kota negara bagian Raipur. Air terjun ini juga disebut sebagai Air Terjun ‘Niagara-nya’ India. (ilj/bbs)




Pejabat India Diskors Karena Perintahkan Kosongkan Bendungan untuk Cari Ponsel Miliknya yang Jatuh

Kabar6-Rajesh Vishwas, seorang pejabat pemerintah di India, diskors setelah memerintahkan reservoir atau bendungan dikeringkan, hanya demi mengambil ponsel miliknya yang jatuh.

Untuk memompa jutaan liter air keluar dari bendungan sendiri dibutuhkan waktu tiga hari. Melansir businessinsider, Vishwas disebut tak sengaja menjatuhkan ponsel miliknya sesaat setelah mengambil foto selfie. Pada saat ditemukan, ponsel itu tidak bisa digunakan karena terlalu basah.

Vishwas mengklaim, ponsel itu berisi data pemerintah yang sensitif dan perlu diambil, tetapi pria itu dituduh menyalahgunakan posisinya. Seperti diketahui, pengawas makanan menjatuhkan ponsel Samsung miliknya, senilai sekira US$1.200 ke Bendungan Kherkatta, negara bagian Chhattisgarh, India tengah.

Dalam pernyataan lewat video, Vishwas mengatakan bahwa setelah penyelam lokal gagal menemukan ponsel itu, dia membayar pompa diesel untuk dibawa masuk. Vishwas mengklaim mendapat izin lisan dari seorang pejabat untuk mengalirkan ‘air ke kanal terdekat’.

Ditambahkan, pejabat itu mengatakan ‘sebenarnya akan menguntungkan petani yang memiliki lebih banyak air’. ** Baca juga: Warga di Bihar Tak Berani Keluar Rumah Gara-gara Fenomena Aneh Hujan Cacing Putih

Pompa bekerja selama beberapa hari, mengosongkan sekira dua juta liter (440 ribu galon) air, yang dilaporkan cukup untuk mengairi lahan pertanian seluas 600 hektare. Misinya dihentikan ketika pejabat lain, dari departemen sumber daya air, yang datang setelah ada keluhan.

“Dia telah ditangguhkan sampai penyelidikan. Air adalah sumber daya yang penting dan tidak dapat disia-siakan seperti ini,” kata Priyanka Shukla, seorang pejabat distrik Kanker.

Vishwas membantah menyalahgunakan posisinya, dan mengatakan bahwa air yang dia tiriskan berasal dari bagian bendungan yang meluap dan ‘tidak dalam kondisi yang dapat digunakan’.

Tetapi tindakannya telah menuai kritik dari politisi. “Ketika orang-orang bergantung pada tanker untuk fasilitas air di musim panas yang terik, petugas telah menguras 41 lakh liter yang seharusnya digunakan untuk irigasi, untuk 1.500 hektare tanah,” cuit wakil presiden nasional dari partai oposisi BJP.(ilj/bbs)




WFH dan Ponsel Sebabkan Dinas Intelijen Jerman Kesulitan Rekrut Staf

Kabar6-Sejak pandemi COVID-19, Badan Intelijen Luar Negeri Jerman (BND) lebih sulit merekrut staf. Menurut Kepala BND, Bruno Kahl, hal ini disebabkan karena prospek ingin bekerja dari rumah (work from home/WFH) dan lebih suka tidak berpisah dengan ponsel pribadi mereka.

Kahl, melansir Indiatimes, mereka tidak dapat menawarkan persyaratan tertentu yang diterima begitu saja hari ini. Kahlg menggambarkan menemukan cukup dan staf yang tepat sebagai tantangan besar saat staf banyak yang menuju masa pensiun.

“Pekerjaan jarak jauh hampir tidak mungkin dilakukan di BND karena alasan keamanan, dan tidak dapat membawa ponsel Anda ke tempat kerja adalah permintaan yang tinggi dari kaum muda yang sedang mencari pekerjaan,” tambah Kahl. ** Baca juga: Tren Baru di Tiongkok, Pelihara Robot Anjing

Dalam situsnya disebutkan, sekira 6.500 orang bekerja untuk BND.(ilj/bbs)




Pria di Tiongkok Hukum Anaknya Main Video Game 17 Jam Tanpa Tidur

Kabar6-Seorang ayah di Tiongkok memberikan hukuman kepada sang anak dengan memaksa bocah itu bermain video game tanpa henti. Ya, pria yang tak diungkap identitasnya itu memergoki sang anak yang berumur 11 tahun tengah bermain video game pada pukul 01.00, padahal pagi harinya harus ke sekolah.

Bukannya marah, melansir Mothership, pria tadi malah menyuruh anaknya terus bermain dan tanpa harus tidur. Bahkan, tidak harus sekolah seharian untuk terus bermain. Awalnya, sang anak sempat menikmati hukuman tersebut, dan terus bermain ponsel sambil diawasi oleh ayahnya. Namun pada pukul 07.00, bocah ini sudah mulai mengantuk dan mencoba untuk meletakkan ponselnya sebelum tidur.

Sang ayah sendiri sengaja mengambil cuti kerja untuk memastikan anaknya bisa bermain video game selama mungkin tanpa tertidur. Ia mengatakan, anaknya sempat beberapa kali tertidur sambil memegang ponsel di tangan.

Jadi, saat sang anak terlelap, pria itu langsung mengejutkan putranya dengan menggerakkan tubuh si bocah agar terbangun. ** Baca juga: Hum di Kroasia Jadi Kota Terkecil di Dunia dengan Dua Jalan dan Tiga Baris Rumah

Sekira 17 jam kemudian, yaitu pada pukul 18.30, sang anak memohon kepadanya untuk diizinkan tidur dan berjanji tidak akan bermain video game di ponsel lagi tanpa izin.

Akhirnya, mereka membuat kesepakatan secara tertulis untuk agar si anak hidup lebih disiplin.(ilj/bbs)