1

Pilkada Lebak, Hasbi Jayabaya Tak akan Borong Partai Politik

Kabar6-Anggota DPR RI Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya mengaku tak akan borong partai di Pilkada Lebak. Politisi PDI-Perjuangan itu berharap iklan demokrasi di lebak harus berjalan dengan baik dan dinamis.

“Penting sekali penting sekali agar demokrasi tetap hidup saya merasa tidak perlu memborong semua partai,” kata Hasbi di kantor DPD PDI Perjuangan Banten, Rabu (8/5/2024).

**Baca Juga:Sinyal Kuat PKB Dukung Hasbi Jayabaya di Pilbup Lebak 2024

Sehingga putra dari mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya itu tak mau melawan kota kosong di tanah kelahirannya Multatuli itu.

“Saya berharap malah tidak dengan lawan kota kosong ini harus ada calon lawan lain,”ungkapnya.

Dari empat partai yang sudah daftar, Hasbi mengaku sudah cukup mengusung satu pasangan calon. Keempat partai tersebut diantaranya PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nasdem dan Perindo.

Sebagai kader partai, Hasbi dapat diusung sebagai calon Bupati Lebak dalam Pilkada nanti.

“Saya berharap tentu supaya kader diutamakan karena PDI perjuangan sebagai partai pelopor ingin mengusung setiap kadernya langsung di Pilkada yang akan berlangsung di beberapa daerah kabupaten kota di seluruh Indonesia khususnya di Banten,”pungkasnya.(Aep)




Komisi I DPRD Lebak Panggil Camat, Salah Satunya Bahas soal Pilkades

Kabar6-Komisi I DPRD Kabupaten Lebak memanggil sejumlah camat untuk membahas sejumlah hal, baik yang terkait dengan kegiatan pada tahun 2020 maupun kegiatan dan program yang akan dilaksanakan di tahun 2021.

“Kami undang beberapa perwakilan paguyuban camat, ada beberapa hal yang harus dibahas maupun dievaluasi. Ya salah satunya evaluasi anggaran dan kegiatan pada tahun 2020,” kata Enden kepada Kabar6.com.

Hal lain yang penting dibahas, ujar politisi PDI Perjuangan ini adalah mengenai pilkades yang akan dilakukan di 266 desa.

Untuk diketahui, sebanyak 266 kepala desa akan berakhir masa jabatannya pada bulan September 2021 mendatang. Namun, Pemkab Lebak belum menetapkan jadwal tahapan pelaksanaan Pilkades.

“Ya salah satunya soal itu, Pilkades yang akan dilaksanakan tahun ini, mulai dari persiapan dan lain-lain karena ratusan kepala desa itu berakhir masa jabatannya di bulan September,” ujar Enden.

Kembali ke soal evaluasi pelaksanaan di tahun 2020 maupun progres untuk tahun 2021. Kata Enden, meski masih dalam situasi pandemi, pelayanan publik harus tetap maksimal.

**Baca juga: Pekerja Tertimbun Longsor Dekat Balong Ranca Lentah, Evakuasi Dibantu BPBD.

“Kinerja pegawai, jangan karena pandemi lalu masuk seenaknya, bagaimana mengatur sistem piket agar pelayanan tidak terganggu. Kita dorong ini agar percepatan pelayanan pembangunan,” kata Enden.(Nda)