1

Pilkada 2024 di Tangsel Tanpa Pasangan Calon Independen

Kabar6-Tahapan pendaftaran bagi pasangan bakal calon dari jalur perseorangan atau independen dalam Pilkada 2024 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah ditutup. Waktunya terhitung mulai 8-12 Mei 2024.

“Kami tunggu sampai pukul 00.00 WIB kemarin tidak ada yang pasangan bakal calon dari jalur perseorangan yang datang,” kata Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Tangsel, Ajat Sudrajat, Selasa (14/5/2024).

Oleh karena itu, terangnya, dapat dipastikan bahwa Pilkada 2024 di Kota Tangsel tanpa pasangan calon dari jalur independen.

**Baca Juga:Penjaga Warung Madura di Pamulang Sempat Bersihkan Mayat Korban ke Kamar Mandi

Ajat jelaskan, tahap awal para pasangan calon harus terlebih dahulu menyerahkan dokumen dukungan dalam bentuk jumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP), dengan jumlah sesuai aturan yang ada.

“Kalau dalam tahapan penyerahan dukungan saja tidak ada, maka pada saat pendaftaran Agustus nanti juga dipastikan tidak ada yang mendaftar dari jalur perseorangan,” jelasnya.

Ajat juga mengatakan, bahwa KPU Tangsel telah mensosialisasikan tata cara pemenuhan syarat dukungan calon perseorangan.

“Sosialisasi telah kami lakukan kepada para pihak terkait, termasuk elemen masyarakat, juga telah kita umumkan tahapannya,” paparnya.

Sedangkan untuk jumlah dukungan yang harus dimiliki, jika ada yang mendaftar di jalur perseorangan. Ajat mengatakan hal itu diatur Pasal 41 Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pilkada.
Tepatnya pada Pasal 41 Ayat 2 huruf d tertulis, calon independen dari kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari satu juta jiwa harus didukung paling sedikit 6,5 persen.

Jumlah syarat sebanyak 66.446 dukungan bagi bacalon wali kota dan wakil wali Tangsel dari jalur independen ini pun warga dengan domisili KTP warga pendukung telah ditentukan.“Sebaran minimal empat kecamatan,” tegasnya.(yud).

 




Anis Matta Dorong Pasangan Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran di Pilpres 2024

Kabar6-Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mendampingi calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka menggelar konsolidasi pemenangan di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Anis Matta yang mengenakan kemeja Partai Gelora berwarna biru dengan syal Palestina di lehernya itu, duduk diantara Gibran dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Anis Matta diapit Gibran dengan kemeja birunya dan Bobby yang terlihat mengenakan kemeja warna putih lengan pendek. Di sebelah Gibran, terlihat Silvi Ananda, istrinya duduk mendampinginya.

Mereka hadir dalam acara konsolidasi partai KIM Sumut di yang digelar di Medan International Convention Center (MICC), Senin (18/11/2023) malam.

Dalam konsolidasi ini juga terlihat hadir Anggota Dewan Penasehat TKN Prabowo-Gibran Akbar Tanjung, Wakil Ketua TKN Meutya Hafid, Komandan Alpha Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Ketua DPP PAN Saleh Daulay dan Ketua Umum AMPI Jerry Sambuaga.

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta menegaskan, pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka harus memenangi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 satu putaran.

“Saudara-saudara malam ini kita merayakan satu tekad, untuk membulatkan Pilpres 2024 yang akan datang dalam satu putaran Insya Allah,” kata Anis Matta saat menyampaikan sambutan di Medan International Convention Center (MICC), Senin (18/11/2023) malam.

Anis Matta menegaskan, koalisi Prabowo-Gibran merupakan kelanjutan semangat rekonsiliasi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Prabowo Subianto.

“Seperti kita ketahui, bahwa Pemilu 2019 telah menyebabkan terjadinya pembelahan yang sangat tajam. Dan ide kita untuk terjadinya rekonsiliasi diterima Presiden. Artinya pasangan Prabowo-Gibran adalah melanjutkan semangat rekonsiliasi dan legacy Presiden Jokowi,” katanya.

Sebelum menghadiri konsolidasi partai KIM, Anis Matta pada sore harinya menyempatkan diri menggelar silahturahmi dengan struktur dan kader Partai Gelora se-Sumatera Utara.

Silahturahmi ini juga dihadiri Bendahara Umum Partai Gelora Achmad Rilyadi dan beberapa pengurus DPN Partai Gelora, serta Ketua DPW Partai Gelora Sumut Muhammad Hafez.

Anis Matta dalam arahannya mengatakan, bahwa dunia akan terjadi peristiwa besar dalam kurun waktu 2024-2027. Peristiwa besar itu, akan membuat situasi dunia semakin tidak terkendali akibat krisis, dimana salah satu faktor pemicunya ditentukan perang di Palestina saat ini.

“Saya ingin mengatakan, bahwa krisis ini akan memasuki tahun-tahun yang sangat berbahaya diantara tahun 2024-2027. Palestina ini akan menjadi salah satu faktor yang menentukan jalannya peristiwa-peristiwa besar yang akan terjadi,” kata Anis Matta.

Anis Matta mengatakan, semua prediksi yang dia sampaikan jauh-jauh hari sebelumnya mengenai awal mula krisis hingga terjadinya perang supremasi, semua terbukti kebenarannya.

“Inilah alasan mengapa Partai Gelora harus menjadi pemenang dalam Pemilu 2024, karena itu kita harus masuk dalam kekuasaan dan memimpin negara di saat dunia sedang kacau,” katanya.

**Baca Juga: Temui Masyarakat, Gelora Kota Tangerang Siap Menangkan Prabowo-Gibran

Menurut Anis Matta, hal ini juga yang mendasari, Partai Gelora mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024

Prabowo-Gibran merupakan kelanjutan rekonsiliasi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto dalam Pemilu 2019. Dengan adanya rekonsiliasi ini, Indonesia berhasil melalui tahapan krisis global dan ekonominya terbukti tangguh tidak masuk jurang resesi.

“Jadi mengapa kita mendukung Pak Prabowo sebagai calon presiden, ini adalah simbol rekonsilliasi. Saya tidak bisa membayangkan, kalau Pak Prabowo tidak masuk kabinet, dan tidak ada kebesaran hati Pak Jokowi. Tetapi alhamdulillah, berkat beliau berdua, Indonesia termasuk salah satu negara yang relatif aman,” katanya.

Anis Matta berpandangan bahwa pasangan Prabowo-Gibran, selain menjadi simbol rekonsiliasi nasional, juga menjadi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mampu menghadapi kekacauan dunia akibat krisis global.

Sebab, dalam kurun waktu 2024-2027 itu, Indonesia harus berhati-hati agar tidak menjadi medan tempur (battle ground) perang supremasi kekuatan negara adidaya, dan menjadi korban seperti pada peristiwa G30S PKI, yang merupakan residu dari perang dingin antara blok barat dan blok timur.

“Kita tidak ingin lagi Indonesia menjadi tempat bertempur negara-negara yang kuat di dunia lagi. Dunia akan sangat kacau, dan biasanya korban terbesarnya adalah mereka yang tidak terlibat. Mengapa kita mendukung Pak Prabowo, karena kita mengharapkan Pak Prabowo bisa menghindarkan Indonesia dari kekacauan ini,” katanya.

Dengan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Anis Matta mengaku optimistis Partai Gelora lolos ke Senayan dan bersama-sama menavigasi Indonesia supaya bisa keluar dari krisis yang melanda dunia saat ini, yang akan berada di puncak-puncaknya dalam kurun waktu tahun 2024-2027.

“Karena itu, Partai Gelora harus memenangkan pemilu, supaya kita ada di pusaran peristiwa nasional dan menjadi bagian yang menavigasi bangsa kita agar bisa keluar dari krisis yang sedang melanda dunia saat ini,” katanya.(Tim K6)




Warga Pagedangan Bakar Motor Usai Gerebek Pasangan Selingkuh

Kabar6-Emosi warga di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, memuncak. Warga yang sempat curiga akhirnya membakar sepeda motor milik AA, 26 tahun, usai penggerebekan.

“Ya namanya warga kesal yah sama ulah mereka,” kata Mulyadi, saksi mata kepada wartawan, Selasa (4/4/2023).

Ia ceritakan, warga sekitar sudah lama curiga dengan gelagat AA. Pemuda itu terendus selingkuh dengan SN, istri sah A meski bulan suci Ramadan.

Mulyadi bilang, motor milik AA terlihat sudah lama parkir di halaman masjid. Warga kemudian menggerebek kediaman SN saat keduanya diduganya sedang berbuat mesum.

“Abis digerebek kemudian diserahkan ke kepolisian,” jelasnya. Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Pagedangan, AKP Seala Syah Alam.

“Iya benar mas,” singkatnya. Seala bilang, kejadian yang terjadi Minggu tersebut diduga dilatar belakangi oleh perselingkuhan.

“Perselingkuhan yang dilakukan oleh istri pelapor dengan pelaku,” ujarnya.

Seala memaparkan perselingkuhan tersebut terjadi saat suami korban tengah melakukan perjalanan ke luar kota untuk kerja. Saat itu korban yakni suami SN mendapat kabar jika sang istri diamankan warga.

Baca Juga: Inflasi di Kota Tangerang Terendah di Indonesia

“Pelapor (suami) dihubungi saksi bahwa ada seorang laki-laki tidak dikenal telah diamankan oleh warga dan mengaku dari rumah pelapor,” paparnya.

Saat itu, lanjut Seala, pelapor yakni A langsung bergegas pulang kembali ke rumahnya. Dirinya kemudian menanyakan ihwal penggerebekan tersebut pada sang istri.

“Mereka mengaku telah melakukan hubungan intim, atas kejadian tersebut pelapor melaporkan ke Polsek Pagedangan guna penyelidikan lebih lanjut,” tegas Seala.(yud)




20 Pasangan Asal Tangsel Lakukan Pernikahan di Tanggal Cantik

Kabar6.com

Kabar6-Momen tanggal cantik 22-2-2022 dimanfaatkan masyarakat untuk merayakan prosesi lamaran hingga pernikahan.

Tercatat puluhan pasangan asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pernikahan di tanggal cantik tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, Dedi Mahfudin mengatakan, ada sebanyak 20 pasangan yang melakukan pernikahannya di tanggal cantik.

“Ada 20 (pasangan, red) yang tercatat (menikah hari ini, red) se-Tangsel,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (22/2/2022).

Meski begitu, lanjut Dedi, pemilihan tanggal cantik untuk melaksanakan pernikahan di Tangsel tidak begitu ramai dan seantusias karena tidak bertepatan dengan hari libur.

“Biasa saja karena tanggal cantiknya bukan di hari libur,” ujarnya.

**Baca juga: Hari Peduli Sampah, DLH Tangsel Dorong Pembangunan PLTSa

**Cek Youtube: Pedes! Bahas Rencana Pemekaran Tangerang Utara

Masih kata Dedi, angka tersebut juga masih sama dengan tanggal-tanggal lainnya yang bukan tanggal cantik.

“Ya (angkanya, red) segitu kurang lebihnya kalau di tanggal biasa,” tutupnya.(eka)




Pasangan Bacalon Independen, KPU Tangsel: Belum Ada Tanda-tanda

Kabar6.com

Kabar6-Terhitung mulai Rabu lusa, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), membuka pendaftaran bakal calon dari jalur perseorangan atau independen. Kandidat bakal pasangan calon independen punya waktu yang relatif singkat.

“Untuk calon perseorangan belum ada tanda-tanda,” ungkap Ade Wahyu Hidayat, komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU saat dikonfirmasi kabar6.com, Senin (17/2/2020).

KPU Tangsel telah membuat persyaratan bagi pasangan bakal calon independen wajib mengantongi jumlah dukungan sebanyak 71,143 e-KTP dan surat pernyataan dari warga pemilih.

“Penyerahan berkas perseorangan dimulai tanggal 19-23 Februari 2020,” jelas Pokja Divisi Teknis KPU Tangsel, Achmad Mudjahid Zein dihubungi secara terpisah.

Menurutnya, berkas pencalonan bagi kandidat dari jalur independen harus diinput ke dalam aplikasi Sistem Informasi Calon (SILON).

**Baca juga: Pengamat: Nanda ASN KPU Tangsel Bisa Dijerat Maksimal 12 Tahun.

“Namun sampai saat ini belum ada bapaslon perseorangan yg meminta akun dan password SILON,” ujar Mudjhid.

Diketahui, sesuai agenda tahapan pesta demokrasi lima tahunan skala lokal, pencoblosan Pemilihan Walikota Tangsel digelar pada Rabu, 23 September 2020 mendatang.(yud)




Punya Pasangan Hidup Ternyata Bantu Jaga Tekanan Darah

Kabar6-Sekelompok psikolog dari University of Arizona menggelar penelitian untuk mengetahui pengaruh kehadiran pasangan terhadap kondisi tubuh, khususnya saat menghadapi tekanan.

Dalam penelitian bertajuk ‘The Impact of Physical Proximity and Attachment Working Models on Cardiovascular Reactivity: Comparing Mental Activation and Romantic Partner Presence’, melansir Womantalk, sebanyak 102 partisipan diminta untuk merendam kakinya di dalam air dingin dengan suhu -13 sampai empat derajat Celsius. Para peneliti kemudian melakukan pengukuran tekanan darah dan detak jantung, sebelum, selama, dan sesudah partisipan merendam kaki.

Seluruh partisipan diminta untuk melakukan eksperimen ini dalam tiga kondisi, yakni sambil ditemani pasangan, sambil memikirkan pasangan tanpa ditemani, serta sambil memikirkan kesibukan sehari-hari.

Hasilnya, tekanan darah tercatat stabil tidak hanya saat para partisipan ditemani pasangannya, tetapi juga saat memikirkan pasangan. Sementara tekanan darah tercatat lebih tinggi saat para partisipan diminta untuk menjalani eksperimen sambil memikirkan kesibukan sehari-harinya.

“Berada dalam hubungan asmara dapat mendukung kesehatan seseorang, lebih tangguh dalam menghadapi stres, dan menurunkan tingkat aktivitas kardiovaskular untuk mengurangi tekanan sepanjang hari,” jelas Kyle Bourassa, pimpinan penelitian. “Penelitian ini menunjukkan, memikirkan pasangan sebagai penyemangat sama ampuhnya dengan bertemu pasangan secara langsung.”

Bourassa menunjukkan, betapa pentingnya dukungan moril dalam menghadapi tekanan sehari-hari. “Hidup itu penuh tekanan, dan salah satu cara untuk menghadapi tekanan ini ialah melalui hubungan asmara, baik dengan bertatap muka maupun memikirkan pasangan,” katanya. ** Baca juga: Diet Golongan Darah O yang Ampuh Turunkan Berat Badan

Ditambahkan, “Stres di tempat kerja, ujian sekolah, atau saat sakit, dukungan dari pasangan sangat bermanfaat untuk meredakan tekanan.” (ilj/bbs)




Deklarasi JoSmart, Sihyanto: Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin Akan Menang di Tangsel

kabar6.com

Kabar6-Ketua JoSmart Banten Wilayah Tangerang Selatan, Sihyanto mengemukakan, deklarasi yang berlangsung hari ini, Minggu (23/9/2018) merupakan bentuk kesiapan JoSmart Banten khususnya Tangerang Selatan (Tangsel) untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“JoSmart Banten Wilayah Tangerang berdiri sejak satu bulan Ialu. Dan, hari ini kami mendeklarasikan diri untuk memenangkan pasangan Jokowi- Ma’ruf Amin,” kata Sihyanto.

Pihaknya yakin, pasangan jokowi-Ma’ruf Amin akan menang mutlak di wilayah Tangsel yang akan bekerja semaksimal mungkin untuk memenangkan Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

**Baca juga: Respon Cepat Warga dan Pemkot Tangsel, Kini Yuti Dirawat di RSUD Tangsel.

Acara pendeklarasian dan pengukuhan kepengurusan JoSmart Banten ini diisi dengan sejumlah orasi dari Ketua DPP JoSmart Herri Sosawan serta orasi dari beberapa politisi yang hadir dalam acara ini.

Selain itu, acara juga diisi dengan pembekalan yang disampaikan KH Imam Muzzahir MA, pengasuh Pondok Pesantren Budaya Indonesia Sawangan Depok, serta dari KH M Wahid Nuruddin, pengasuh pondok Pesantren Al Khair Wal Barkah. (res)




Warga Maruga Gerebek Pasangan Kumpul Kebo

kabar6.com

Kabar6-Warga Kampung Maruga Gerebek tiga pasang muda-mudi kumpul kebo di salah satu kontrakan, RT 001/04, Kelurahan Sarua, Ciputat Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (7/9/2018).

Penggerebekan dilakukan berdasarkan aduan warga yang mengaku resah dengan berkumpulnya tiga pasang muda mudi yang bukan suami istri.

Saat kabar6.com mengkonfirmasi perihal penggerebekan ke Ketua Karang Taruna Maruga Jaya, Roy membenarkan peggerebekan yang dilakukannya bersama warga Maruga dini hari tadi.

“Iya betul bang ada penggerebekan tiga pasang muda mudi di kontrakan yang disewa Febi,” kata Roy, Ketua Karang Taruna Maruga Jaya, Jumat (7/9/2018).

Saat di grebek, kata Roy, posisi muda mudi tersebut terpisah. Dua orang wanita dan satu pria dalam posisi tidur di atas kasur di ruang depan.

Sementara, satu wanita bersembunyi di kamar mandi, satu pria bersembunyi di tempat cucian piring serta pria satunya dalam posisi tidur di ruang tengah.

Selain itu, pihak Karang Taruna Maruga Jaya dan warga juga menemukan beberapa botol minuman keras (miras) sudah dalam keadaan kosong.

“Di duga sebelum dilakukannya penggrebekan oleh warga, mereka pesta miras. Dan, ada indikasi akan melakukan perbuatan asusila,” tambah Roy.

Setelah penggerebekan dilakukan, tiga pasang muda mudi itu meminta kepada warga dan Karang Taruna Maruga jaya untuk tidak memperpanjang permasalahan ini.

Mereka menginginkan permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Iya pak kami semua minum miras disini. untuk itu saya mengaku khilaf dan salah, saya minta maaf pak. Dan, secepatnya saya akan pindah dan keluar dari kampung ini pak,” ungkap Febi, pengontrak dan salah satu dari tiga pasangan kumpul kebo itu.

Karena mereka sudah mengaku salah dan tidak melakukan lagi, akhirnya kejadian ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Dengan persyaratan, secepatnya Febi dan teman-temannya harus keluar dari Kampung Maruga. **Baca juga: Senin Depan, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Tangsel Panggil Kepsek Al-Amanah.

Ketua RW 04, Paijo menambahkan, sebagai warga Kampung Maruga, sudah menjadi tugasnya untuk menjaga keamanan dan kondusifitas lingkungan.

Jadi, kumpul kebo dan pesta miras seperti ini tidak boleh terjadi lagi dimasa yang akan datang.

“Kita warga Kampung Maruga harus bersama-sama menjaga keamanan dan kondisifitas lingkungan. Bagi warga baru yang akan menetap di kampung ini harus lapor dan memberikan data diri yang dibutuhkan kepihak RT dan RW,” tegas Paijo.(aji)




Yes! Bau Badan Pria Bantu Redakan Stres Pasangannya

Kabar6-Memiliki masalah bau badan menjadi hal yang menjengkelkan, terlebih jika Anda aktif berhubungan dengan banyak orang. Namun kini ada kabar gembira, khususnya untuk para pria.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh sejumlah ilmuwan dari University of British Columbia, Kanada, seperti dilansir Sindonews, menunjukkan bahwa bau badan pria yang melekat pada pakaiannya bisa meredakan stres wanita yang merupakan kekasih mereka. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology ini berfokus untuk mengetahui efek psikologis dari mencium bau pakaian yang dikenakan oleh kekasih dan yang dikenakan oleh orang lain.

Dalam penelitian yang melibatkan 96 pasang kekasih heteroseksual, para pria diminta untuk mengenakan kaus selama 24 jam dan tidak menggunakan minyak wangi pada tubuh atau pakaian yang dikenakan. Selain itu, mereka juga tidak dizinkan merokok atau mengonsumsi makanan yang bisa mempengaruhi bau badan mereka. Setelah 24 jam, kaus dikumpulkan dan disimpan di lemari pendingin agar aromanya tahan lama.

Peneliti lantas mengambil dua kaus dan menyerahkan kepada responden wanita untuk dicium. Kaus pertama milik kekasihnya atau orang asing dan kaus kedua merupakan kaus baru yang belum dikenakan. Responden tidak mengetahui kaus siapa yang mereka cium. Peneliti menilai wanita sebagai objek penelitian lantaran mereka memiliki indera penciuman yang lebih baik ketimbang pria.

Selanjutnya, peneliti meminta para wanita tersebut menjalani sebuah tes yang bertujuan untuk memicu stres. Tes tersebut berupa wawancara kerja dan mengerjakan soal matematika. Peneliti mengukur tingkat stres dan sampel ludah mereka juga diambil untuk mengukur jumlah kortisol, hormon yang berhubungan dengan tingkat stres.

Hasilnya, wanita yang mencium kaus kekasihnya lebih tenang dan tidak stres sebelum dan sesudah menjalani tes. Mencium bau badan kekasih berhubungan dengan rendahnya jumlah hormon kortisol pada darah wanita. Wanita yang mencium kaus kekasihnya dan berhasil mengenali aroma tubuh kekasihnya, memiliki jumlah kortisol yang jauh lebih rendah.

Sebaliknya saat mencium bau badan orang lain, wanita cenderung memiliki jumlah kortisol lebih tinggi atau mengalami stres yang lebih besar ketika menjalani tes. Peneliti menilai bahwa hal ini disebabkan karena manusia atau wanita takut pada orang asing, khususnya pria asing. ** Baca juga: 5 Daftar Makanan Terbaik yang Bisa Dikonsumsi pada Malam Hari

Bagaimana dengan pasangan Anda?(ilj/bbs)




Disangka Masih Anak-anak, Pasangan Dwarfisme Nyaris Gagal Menikah

Kabar6-Ada sebuah cerita lucu yang dialami sepasang kekasih saat akan mendaftarkan pernikahan mereka. Bukannya disambut hangat, pasangan yang tidak disebutkan identitas dan tempat tinggalnya itu justru dicurigai.

Usut punya usut, seperti dilansir Viral4real, hal itu disebabkan karena pasangan tadi memiliki wajah yang sangat muda dan tubuh seperti anak kecil. Itulah sebabnya, staf kantor registrasi sipil sempat menolak permohonan kedua calon pengantin tersebut.

Belum sempat mengecek identitas asli keduanya, staf yang menerima permohonan pendaftaran pernikahan tadi dibuat bingung dengan adanya surat izin menikah tertulis dari kedua orangtua mereka.

Dan benar saja, ternyata pasangan ini sudah memiliki usia yang cukup untuk menikah, calon pengantin wanita telah berusia 20 tahun, sementara sang pria berusia 22 tahun.

Rupanya mereka mengidap dwarfisme, kondisi seseorang yang kekurangan jumlah hormon pertumbuhan. Pasangan ini sama-sama memiliki gangguan pertumbuhan, metabolisme dan hormonal.

Sang wanita hanya memiliki tinggi sekira 130 cm dengan berat badan tak sampai 30 kg, begitu juga dengan kondisi pasangan prianya yang tak jauh berbeda. ** Baca juga: Ada-ada Saja, Roti Serangga di Finlandia Jadi yang Pertama di Dunia

Disebutkan, keduanya memulai jatuh cinta setelah bertemu di sebuah acara televisi. Usai perkenalan itu, mereka pun sepakat untuk menjalani hubungan yang serius untuk menuju jenjang pernikahan.(ilj/bbs)