oleh

Suparmi Pimpin DPRD Kota Tangerang Periode 2014-2019

Kabar6-Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang sementara, akhirnya mengumumkan 4 nama usulan partai peraih suara terbanyak, yang sedianya akan menduduki kursi pimpinan definitif periode 2014-2018.

Hal itu diumumkan dalam rapat penetapan pimpinan serta keanggotaan fraksi, yang digelar digedung DPRD Puspemkot Tangerang, Selasa (16/9/2014) siang tadi.

Mereka yang terpilih adalah, Suparmi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sebagai Ketua DPRD Periode 2014-2019. Sedangakan jabatan wakil ketua dari Partai Golongan Karya (Golkar) Hapipi, Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Nurhadi serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dedi Candra Wijaya.

“Dalam rapat tadi, kami mengumumkan usulan nama dari partai peraih suara terbanyak, yakni PDI-P, Golkar, Gerindra dan PPP,” ujar Emed Mashuri, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Tangerang, usai rapat.

Selanjutnya, kata Sekwan, pihak akan menyerahkan hasil tersebut kepada Gubernur Banten melalui Walikota setempat. “Mudah-mudahan secepatnya di proses, agar bisa selanjutnya langsung dilakukan pengesahaanya/pelantikannya. Informasinya sih kemarin Kota Tangsel cuma dua hari proses itu,” jelasnya.

Emed menambahkan, dalam rapat tersebut juga telah disampaikan ada sebanyak 9 fraksi untuk DPRD Kota Tangerang periode ini.

“Partai yang memperoleh kursi ada 10.  Namun, yang dua tidak memenuhi syarat untuk membentuk fraksi, akhirnya mereka berkoalisi. Partai itu adalah Hanura dan Nasdem,” ungkapnya.

Sementara itu, Suparmi, Ketua DPRD Kota Tangerang definitif terpilih menegaskan, bahwa sebagai kader dirinya siap mengemban amanah yang telah diberikan partai, terlebih dalam rangka mengawal aspirasi rakyat.

“Ya sejatinya, semua ini sudah melalui tahapan dan mekanisme, kedepan tentunya kita akan bekerja secara maksimal untuk kepentingan rakyat,” terangnya. **Baca juga: Aset Hilang, Walikota Tangerang Dituntut Mundur.

Bahkan, wanita yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Ketua Komisi IV ini juga optimis dapat menyamakan persepsi di masyarakat, untuk bersama-sama memajukan daerah tersebut. **Baca juga: Ini Opsi Warga & Polisi Kepada Pengelola PITT.

“Sekarang ini sudah banyak contoh pemimpin-pemimpin perempuan. Dan ternyata mereka mampu menjalankannya, jadi tidak selalu wanita itu dikaitkan dengan sebuah kemunduran,” pungkasnya.(ges)

Berita Terbaru