oleh

Stiker di Rumah Anak Stunting Diprotes LPA, DPRD Lebak: Gak Usah Dipersoalkan Ada Positifnya

Kabar6-Lembaga Perlindungan Anak (LPA) memprotes rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak yang akan memasang stiker di rumah anak yang mengalami Stunting atau gagal tumbuh yang diakibatkan karena kekurangan gizi.

LPA khawatir, stiker yang ditempel di rumah anak Stunting bisa membuat keluarga merasa minder, bahkan yang lebih mengkhawatirkan dapat berujung bullying.

Namun Ketua Komisi III DPRD Lebak, Bangbang SP, meminta hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.

“Iya kan ada pihak yang enggak setuju, bagi kami ini enggak usah dipersoalkan,” kata Bangbang kepada wartawan di Gedung DPRD Lebak, Kamis (23/6/2022).

Bangbang setuju jika pemasangan stiker punya dampak negatif, namun hal itu juga memiliki akan berdampak positif secara langsung, yakni mengajak masyarakat terlibat ikut membantu dalam memenuhi gizi anak.

“Sisi positifnya akan membuat semua pihak memantau apakah anak yang rumahnya ditempel stiker tersebut dibantu tidak oleh pemerintah dan pihak lain. Maksud pemerintah ini agar semua pihak, ketika ada yang punya rezeki lebih bisa membantu,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Yang ia tak setuju apabila pemerintah daerah hanya menempel stiker dan memberikan kartu khusus kepada anak Stunting, namun tidak mempunyai langkah program konkret untuk penanganannya.

“Pemerintah enggak salah juga kalau memberikan ciri di rumah tersebut, tapi salah ketika hanya itu yang diberikan kepada anak yang menderita Stunting,” tegas Bangbang.

**Baca juga: Kawal Penanganan Stunting, DPRD Lebak Minta Pemkab punya Program Konkret

Kekurangan asupan gizi pada anak berkaitan dengan kondisi ketidakmampuan orangtua secara keuangan. Maka perlu berkorelasi data antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan Dinas Sosial (Dinsos).

“Jadi kami harap ada langkah dan program yang konkret, bagaimana pemkab memberikan program dalam menuntaskan persoalan gizi. Karena yang jelas Stunting ini kan kekurangan gizi, jadi harus kita suplai asupan gizinya,” katanya.(Nda)