oleh

STIE Ahmad Dahlan Dijaga Ketat Petugas Gabungan

Kabar6-Pelaksanaan musyawarah daerah kota (Musdakot) II lanjutan DPD-KNPI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dijaga ketat. Puluhan petugas gabungan bersiaga di STIE Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Timur, karena khawatir kericuhan kembali terulang.

“Petugasnya dari Polres ada sekitar 30-40 orang,” ungkap Ketua Organizing Commite (OC) Musdakot II, Tommy Kurniawan, dihubungi kabar6.com melalui sambungan selularnya, Jum’at (4/1/2013).

Tommy mengatakan, selain aparat korps Bhayangkara yang disiagakan guna mengamankan perhelatan demokrasi memilih orang nomor satu di induk organisasi kepemudaan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel.

Kedua aparat keamanan dan penegak peraturan daerah tersebut ditempatkan dalam dua ring. Ring pertama siaga didalam gedung STIE Ahmad Dahlan dan ring kedua di area luar kampus. “Satpol PP ada sekitar 50 orang,” kata Tommy.

Masih menurut Tommy, acara yaang dijadwalkan berlangsung di lantai V dan dimulai pukul 14.00 WIB ini agenda awalnya adalah pencabutan skorsing. Hal tersebut karena pada Musdakot II yang berlangsung di Taman Aer Megamendung diwarnai kericuhan dan terpaksa harus dihentikan.

Kemudian dilanjutkan dengan agenda sidang komisi. Tommy menjelaskan, sidang komisi ini dibagi menjadi dua bagian, yakni pembentukan organisasi dan rekomendasi. Dilanjutkan penyampaian visi dan misi dari masing-masing kandidat jika nantinya terpilih dan bakal menggulirkan kebijakan program selama tiga tahun kedepan di wadah organisasi induk kepemudaan.

“Terakhirnya baru pemilihan suara. Kita semua tentunya berharap Musda ini bisa berlangsung lancar dan aman. Saya mengajak semua pemuda yang ada di Kota Tangsel, jadikan momentum ini sebagai pembelajaran demokrasi. Perbedaan pendapat, calon pemimpin itu sudah hal biasa, tapi tidak selalu berujung dengan kekerasan dan anarkisme,” harap Tommy.

Seperti diketahui, keenam dari sebelumnya tujuh kandidat yang melaju ke putaran Musdakot II lanjutan KNPI Kota Tangsel yakni, Muslih Basar, Muji SP, Eeng Syaripudin, Ayatullah Habibie atau Aay Samudra, Syaipul Anwar dan Popon Sopian. Sedangkan kandidat atas nama Maradona mengundurkan diri menjelang Musdakot II bergulir.(yud)

Berita Terbaru