oleh

Sosial Distancing Ala Warga Islandia yang Unik

Kabar6-Salah satu cara yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 adalah dengan social distancing atau pembatasan sosial. Nah, warga di Islandia memiliki cara unik untuk melampiaskan rasa rindu dan demi menjaga jarak dengan orang lain selama pandemi COVID-19.

Dinas Kehutanan Islandia, melansir MSN, mendorong orang-orang untuk memeluk pohon. Menurut Direktur Icelandic Forest Service (IFS), Throstru Eysteinsson, hal tersebut dilakukan tak hanya untuk mengurangi rasa bosan, tapi juga sebagai pengingat untuk selalu mencintai alam.

“Kamu melihat ini sebagai kontribusi untuk krisis yang sedang terjadi. Tidak banyak yang kita lakukan terhadap hutan kita selain, ‘Hei, mari datang ke hutan’,” kata Eysteinsson.

Para ranger dan polisi hutan di Hutan Nasional Hallormsstaour di Islandia Timur pun membersihkan jalur yang tertutup salju untuk memastikan bahwa penduduk setempat dapat menikmati alam bebas. Termasuk tanpa melakukan kontak dengan orang lain, tetapi tetap dekat dengan ‘teman-teman alam mereka’.

Ditambahkan Eysteinsson, ada banyak manfaat saat berada di alam, bahkan saat memeluk pohon. Berjalan-jalan di hutan juga sangat baik untuk kesehatan dan mental ketika melalui hal yang sulit.

“Sesimpel saat kamu berada di dalam lingkungan yang berbeda dibandingkan di kantor ataupun di rumah. Entah bagaimana saat berada di hutan kamu akan merasa segar. Hal tersebut juga menyegarkan pikiran,” kata Eysteinsson.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh seorang ranger di hutan tersebut, Por Porfinnsson. “Ketika memeluk sebatang pohon, kamu akan merasakannya pertama kali di ibu jari kaki kemudian ke kaki, dada, dan ke kepala. Perasaan relaksasi yang luar biasa dan kemudian kamu siap untuk menjalani hari dan tantangan baru.”

Diketahui pada masa pandemi seperti sekarang, kontak dekat apalagi berpelukan sangat tidak dianjurkan, karena risiko terpapar COVID-19. Sebagai gantinya, pohon bisa menjadi alternatif lain.

Meskipun begitu, Porfinnsson mendesak agar pengunjung ke hutan nasional untuk melakukan tindakan pencegahan dengan tidak memeluk pohon yang sama. ** Baca juga: Terobos Medan yang Sulit, di India Ada Ambulans Sepeda Motor untuk COVID-19

“Lima menit benar-benar baik, jika kamu dapat meluangkan waktu selama lima menit sehari untuk memeluk sebatang pohon, itu pasti sudah cukup,” ujar Porfinnsson.(ilj/bbs)

Berita Terbaru