oleh

Soal Pengumpulan KTP, Dewan Tangsel: Jangan Ada Misi Khusus

Kabar6-DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta kepada aparatur pemerintah untuk tidak menyalahgunakan wewenang. Itu terkait adanya aksi pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga miskin diwilayah tersebut.

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangsel, Dewindah Damayanti mengatakan, kegiatan mengumpulkan KTP untuk memberikan sumbangan kepada warga kurang mampu itu sah-sah saja. Asal sumbangan dimaksud tidak disisipi misi khusus.

“Inikan menjelang Pilkada. Jangan sampai pemberian sumbangan itu dijadikan momen khusus untuk menggalang suara,” ujar Politisi Partai Nasional Demokrat ini kepada Kabar6.com melalui telepon selularnya, Kamis (21/5/2015).

Untuk itu, politisi yang akrab disapa Indah ini bakal berkoordinasi dengan para lurah dan camat, untuk serius bekerja melayani masyarakat dan tidak usah ikut campur urusan politik.

“Aparatur pemerintahan jangan sampai terlibat politik praktis. Karena akan merusak citra pemerintah di mata masyarakat. Dan, tentunya tindakan itu akan mengganggu jalannya roda pemerintahan,” pungkas Indah lagi.

Diketahui, oknum pegawai Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, sebelumnya kedapatan blusukan mendatangi pengurus-pengurus Rukun Tetangga (RT) setempat, untuk meminta KTP warga yang kurang mampu.

Mirisnya, Ketua Rukun Warga (RW) 09 Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Cecep Supriyatna, justru tidak tahu menahu apa misi dibalik kegiatan yang dilakukan oknum berinisial A tersebut. **Baca juga: Oknum Kelurahan Ciputat Blusukan Minta KTP Warga Miskin.

“Saya sama sekali tidak dapat tembusan atau pemberitahuan dari pihak kelurahan terkait kegiatan tersebut,” terang Cecep saat dihubungi Kabar6.com melalui telepon selularnya, Kamis (21/5/2015).

Untuk itu, Cecep kemudian mengecek langsung ke pengurus RT lainnya. Faktanya, para pengurus RT mengaku diminta mengumpulkan KTP warga kurang mampu, untuk dikumpulkan ke kelurahan melalui oknum pegawai berinisial A tersebut.(ard)

Berita Terbaru