oleh

Soal Banjir di Kampung Bulak Pilar Panggil Bintaro Jaya

Kabar6-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan akan mengajak pihak Bintaro Jaya untuk pembahasan master plan soal solusi banjir yang saat ini selalu dialami oleh Kampung Bulak, RT 004, RW 02, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren.

Menurut Pilar, banjir di Kampung Bulak sendiri menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Tangsel, masyarakat dan pengembang dalam hal ini adalah Bintaro Jaya, karena letak dari Kampung Bulak sendiri dekat dengan Bintaro Jaya.

“Ini kan memang permasalahan kita bersama. Ya pemerintah, masyarakat sampai dengan pihak swasta. Jika di lihat keadaan permukaan tanahnya, memang penyebabnya adalah kondisi sungainya. Sehingga kita butuh merundingkan ini dengan pihak lain agar masalah ini dapat ditangani dengan baik,” ujarnya saat meninjau Kampung Bulak, Pondok Aren, ditulis Rabu (19/5/2021).

“Tentu saja ini (banjir, red) harus ada penanganan khusus, ada sebenernya penanganan yang efektif, cuma gali lagi karena ini berkaitan dengan pihak Bintaro Jaya, nanti kita komunikasikan,” tambahnya.

Pilar menjelaskan, untuk saat ini penanganan sementara banjir di Kampung Bulak adalah dengan penambahan tanggul di beberapa titik.

Untuk solusi dari Sesepuh Kampung Bulak Datin, Pilar menjelaskan, tidak semudah itu untuk meluruskan sungai, maka dari itu solusi sementara adalah dengan penambahan tanggul.

“Ini penanganan awal dulu nih supaya nanti ke tahap berikutnya, kami sedang merumuskan dulu berasama Dinas PU, nanti dirumuskan dan juga nanti akan diberitahukan apa langkah-langkah selanjutnya, tapi ini harus ada langkah awal dulu,” tutupnya.

Dikutip dari website Bintaro Jaya, bahwa Bintaro Jaya merupakan bagian dari PT. Jaya Real Property Tbk.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menaikan status darurat waspada kepada Kampung Bulak, RT 004, RW 02, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren.

Hal itu, menurut Pilar, karena banjir yang melanda kampung ini beberapa kali di tahun ini yang diakibatkan oleh sungai yang meluap, lantaran letak Kampung Bulak sendiri berada di wilayah cekungan bekas sawah.

**Baca juga: Kampung Bulak Berstatus Darurat Waspada, Pilar: Kita Tambah Tanggul

“Kami minta BPBD ini menjadi satus darurat waspada, jadi mudah mudahan lah ini jangan sampai terus terjadi kasihan masyarakat dari belakang juga ada lintasan sungai,” ujarnya kepada Kabar6.com di lokasi, Selasa (18/5/2021).(eka)