oleh

SKPD di Kota Tangerang Harus Perketat Pengawasan Kinerja Kontraktor

Kabar6-Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangerang diminta memperketat pengawasan terhadap kinerja para kontraktor yang saat ini mengerjakan proyek pemerintah diwilayah itu.

Langkah perketatan pengawasan bertujuan untuk menjaga kualitas bangunan sesuai dengan apa yang diharapkan, atau tidak dikerjakan secara asal oleh kontraktor.

Wakil Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, menjelang berakhirnya masa tahun anggaran 2012, SKPD terkait diminta segera menyelesaikan proyek pembangunan yang belum kelar.

Dalam pelaksanannya, SKPD harus melakukan pengawasan dan monitoring pekerjaan proyek yang dilakukan kontraktor, sehingga progress pembangunannya terlaksana segera. “Pembangunannya harus berjalan sesuai jadwal yang ditentukan,” kata Wakil Wali Kota Senin (12/11/2012).

Pihak SKPD yang mengandeng kontraktor selaku pihak pemborong dalam pembangunan infrastruktur harus mengedepankan kelayakan dari pekerjaan proyek itu.

Artinya, setiap jengkal sedikitpun dari pembangunan gedung sekolah dan infrastruktur lainnya untuk kepentingan masyarakat harus diperhatikan lebih teliti. Baik dari segi kualitas, kuantitas, mutu, bahan bangunan, spek dan sarana pendukung patut untuk diawasi lebih ketat dalam setiap pembangunannya.

“Cek kualitas material maupun para pekerjaanya. Kontraktor jangan asal membangun, tetapi kualitas bangunan yang dikerjakan harus mendasar,” kata Wakil Wali Kota lagi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur adalah salah satu perhatian Pemkot Tangerang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga turut memudahkan masyarakat dapat melakukan berbagai aktivitas.
Bangunan sekolah, kantor kelurahan dan gedung olahraga merupakan media yang memang dibutuhkan dan menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Karenanya, Pemkot Tangerang akan terus meningkatkan kualitas pembangunan yang ada di Kota Tangerang.

Jika, kata Arief, kontraktor membuat masalah dalam membangun proyek infastruktur yang asal-asalan, Pemda tidak segan memberikan sanksi tegas. Apalagi, pemda setempat sedang gencar membangun berbagai infrastruktur dan fasilitas bagi warganya, maka kualitas proyek itu harus memuaskan.

Selama proyek pembangunan itu berjalan, ia bersama SKPD lainnya akan terus melakukan pengawasan. Para kontraktor untuk tidak menyepelekan pekerjaan proyek dengan kualitas rendah. Pihaknya tidak ingin masyarakat cedera, apalagi bila infrastruktur tersebut tidak layak dipergunakan.

“Jalannya proyek pembangunan terus kita monitoring. Bila ada masalah dilakukan kontraktor, saya akan kenakan sanksi keras,” kata Arief lagi.(rah)

Berita Terbaru