oleh

Skandal Lobster Berpotensi Pengaruhi Elektoral Paslon di Tangsel

Kabar6-Direktur Eksekutif Romeo Strategic Research and Consulting, A Khoirul Umam menyebutkan, pengungkapan kasus dugaan korupsi benur atau lobster oleh KPK dapat mempengaruhi konstalasi Pilkada serentak 2020 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Berpotensi berdampak pada elektabilitas paslon,” katanya lewat keterangan tertulis yang diterima kabar6.com, Rabu (25/11/2020).

Ia terangkan, sebuah media massa skala nasional terkemuka menulis ada satu orang pasangan calon yang diduga terlibat dalam praktek monopoli ekspor benih lobster. Kasusnya pun kini tengah disidik lembaga antirasuah.

Khoirul bilang, hasil temuan survei RSRC pada 3-7 November lalu menunjukkan isu korupsi menjadi salah satu masalah penting yang mempengaruhi perilaku politik pemilih di Tangsel.

“Jadi, tim sukses yang berpotensi menghadapi tudingan keterlibatan terkait kasus korupsi benur yang diungkap KPK, perlu mengantisipasi dan mampu menjelaskan kepada basis pemilih loyalnya,” terangnya.

Menurut Khoirul, pengungkapan kasus korupsi benur oleh KPK ini dapat menjadi referensi bagi pemilih warga Tangsel untuk mencari pemimpin yang bersih dan berintegritas.

**Baca juga: Buruh di Tangerang Keliling Suarakan Tolak Penetapan UMK 2021

Disinggung soal lembaganya belum resmi terdaftar di Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepsi) dan lembaga penyelenggara pemilu. Khoirul mengaku bila Desember besok akan didaftarkan.

“Karena ada perubahan direksi dan kantor pindah. Makanya sekarang akta notaris diubah. Setelah rampung kita daftar,” klaimnya.(yud)

Berita Terbaru