oleh

Siswa Yatim Piatu di Kota Tangerang Terancam Tak Bisa Nikmati Sekolah Gratis

Kabar6- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA Negeri di Provinsi Banten sejak awal banyak menuai persoalan. Salah satunya adalah hilangnya nama calon peserta didik, yang sebelumnya sudah jelas tercantum masuk dalam daftar list peserta yang lolos dari seleksi berbasis online tersebut. Kasus itu terjadi disejumlah sekolah, terutama diwilayah Tangerang Raya.

Teranyar, dugaan penyelewengan hak calon peserta didik baru itu dialami NAA (16), warga Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang, yang tercatat mendaftarkan diri ke SMAN 3 Kota Tangerang.

Sebelumnya, calon peserta didik yang hanya berjarak 400 meter ini, dinyatakan lolos sementara. Namun selang satu malam saja, tiba-tiba nama NAA hilang dari daftar peserta yang diterima.

“Namanya muncul saat pengumuman sementara, hanya berselang satu malam, namanya sudah hilang,” ungkap Farizal Anwar, kakak calon peserta didik itu, kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Meski begitu, Farizal tetap berusaha mendaftarkan adiknya melalui jalur afirmasi, karena memang keluarganya merupakan warga tidak mampu, terlebih, NAA juga seorang yatim piatu. **Baca Juga: Waduh! Nama Siswa Hilang di Pengumuman PPDB SMA di Kota Tangerang

“Karena kami memang yatim piatu, keterangan kematian orang tua kami, surat keterangan tidak mampu, semuanya ada, tapi ternyata tidak digubris oleh pihak sekolah. Kecewa banget,” keluhnya, sedih.

Sayangnya, sejak ramainya pemberitaan carut marut PPDB SMAN diwilyah Tangerang Raya ini, belum ada juga pernyataan resmi atau sanggahan dari pihak dinas terkait.

Malahan, beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, H. Tabrani, mengaku ogah di pusingkan dulu terkait persoalan yang menyangkut di kedinasannya.

“Maaf. Saya sementara ga dulu urusan kantor. Konsen sehat ini. Sekdis saya (juga) covid. Sekarang urusan ke sekolah masing-masing,” kata Mantan Kadisdik Kota Tangerang ini, kepada Kabar6.com melaui akun whatsapp nya. (TimK6)

Berita Terbaru