oleh

Setelah Mengikuti Observasi, WNI Asal Curug Kembali ke Keluarganya

Kabar6 – Ratusan Warga Negara Indonesia siang ini, Sabtu, (15/2/2020), dijadwalkan akan pulang ke keluarga masing-masing usai menjalani observasi kesehatan di Natuna. Kepulangan tersebut tentunya disambut bahagia para keluarga yang telah menanti mereka.

Seperti keluarga Dista, yang tengah melakukan sejumlah persiapan untuk menjemput dan menyambut dirinya kembali ke kediamannya di Curug, Kabupaten Tangerang.

Ibunda dari Dista, Siti Rahayu (57) mengatakan, nantinya ia beserta sang suami akan menjemput putranya tersebut di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

“Akhirnya hari ini anak saya akan kembali ke rumah, informasi dari anak saya, penerbangan atau persiapan dari sana (Natuna) itu jam 13.00 WIB lalu mendarat di Bandara Halim,” katanya saat di konfirmasi melalui telepon, Sabtu (15/2/2020).

Ia menjelaskan, sebelum dan sesudah masa observasi kesehatan, kondisi putranya itu pun sehat.

“Anak saya sehat, Alhamdulillah. Dan kalau nanti habis jemput, langsung saya bawa pulang, engga kemana-mana dulu, karena juga ditunggu sama orang rumah,” ujarnya.

Dista pun diketahui berada di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok untuk mengikuti kegiatan pertukaran pelajar dari universitas asalnya selama satu tahun. Namun, akibat wabah virus corona, ia hanya mengikuti program tersebut selama enam bulan dan nantinya, ia pun tidak lagi kembali ke Wuhan dan akan fokus menjalani proses skripsi sesuai dengan kesepakatan dengan pihak universitas.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Tangerang, dr Hendra Tarmizi mengatakan, kepulangan para warga Tangerang usai menjalani masa observasi selama 14 hari itu, akan dilakukan oleh masing-masing keluarga. Hal itu karena hingga saat ini, belum ada instruksi dari Kementerian Kesehatan atau Pemerintah Daerah untuk dilakukannya pendampingan.

**Baca juga: Maling Kambing di Kronjo Babak Belur Dihajar Warga.

“Kita tahu soal kepulangan itu, tapi kita tidak tahu identitas yang pulang, karena hal itu betul-betul dirahasiakan dari pusat ke daerah. Dan hingga saat ini pun belum ada perintah atau instruksi dari pusat akan skenario penjemputan. Tapi kalau ada akan kita lakukan,” singkatnya.

Diketahui, sebanyak 238 warga Indonesia telah menjalani proses observasi kesehatan selama 14 hari di Natuna usai berhasil dievakuasi oleh pemerintah perihal adanya wabah virus corona di Kota Wuhan, Tiongkok. (Vee)

Berita Terbaru