oleh

Setelah Gubernur, Giliran Dewan Banten Bilang Dindikbud Payah

Kabar6-Setelah sebelumnya Gubernur Banten, Wahidin Halim pernah mengatakan kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten payah, pada saat Pimpinan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Senin (2/12/2019) kemarin.

Kini giliran DPRD Banten yang mengatakan kinerja Dindikbud Banten payah.

Wakil Ketua DPRD Banten, Nawasaid Dimyati Natakusuma mengatakan, apa yang dikatakan Gubernur terhadap kinerja Dindikbud Banten sudah tepat yang menilai kinerja Dindikbud Banten payah.

Hal itu terlihat dari capaian kinerja Dindikbud Banten yang belum mampu melaksanakan secara paripurna dari setiap program pemerintah yang telah dianggarakan.

Menurutnya, ketetapan APBD merupakan hasil kesepakatan bersama antara Gubernur dan dewan yang seharusnya bisa dilaksanakan dengan baik oleh OPD teknis. Namun, kenyataannya, sampai saat ini masih banyak yang belum tercapai.

“Memang payah. Apa yang dikatakan Gubernu memang sesuai,” kata Nawa , Kamis (5/12/2019).

Padahal, kata Nawa, pendidikan merupakan sektor penting dalam mewujudkan RPJMD Banten, dan harus dilaksanakan semaksimal mungkin.

Menurutnya, seiring dengan peningkatan pendapatan yang diterima pegawai di Dindikbud Banten, seharusnya bisa dibarengi dengan capaian yang diperoleh. “Kan kesejahterannya sudah ditingkatkan, harus dibarengi dengan etos kerja yang baik,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Dindikbud Banten untuk mencarikan jalan keluar atas semua permasalahan yang terjadi untuk dicarikan dicarikan solusinya.

“Kedepan komisi V juga akan sering-sering menanyakannya terkait masalah-masalah yang terjadi,” katanya.

**Baca juga: Tatu Dukung Airlangga Maju Lagi, Andika Pastikan Golkar Banten Satu Suara.

Menurur Nawa, pembangunan suatu daerah akan terlihat dari pembangunannya pada sektor pendidikannya.

Menurutnya, kejadian silih bergantinya pucuk pimpinan di Dindikbud Banten bukan alasan. “Karena kejadiannya sudah terjadi sebelum-sbelumnya,” katanya.(Den)

Berita Terbaru