oleh

Sepekan Kedepan Suhu Panas Matahari Diprediksi Menurun

Kabar6-Beberapa hari cuaca panas matahari terasa sangat menyengat, bahkan sampai 35 derajat lebih. Kondisi sekarang ini karena posisi matahari sekasedang bergerak atau semu menjauhi khatulistiwa.

“Insya Allah sepekan depan suhunya menurun,” ungkap Kepala Stasiun Klimatologi Kota Tangerang Selatan, Sukasno kepada kabar6.com, (Selasa, 19/11/2019).

Artinya, ia terangkan, dari data yang ada suhu tinggi atau ekztrim hanya terjadi saat musim kemarau. Suhu ektrimnya kemarin saat kulminasi matahari persis di atas wilayah kita.

Apalagi sekarang di wilayah Kota Tangsel sudah mulai banyak terbentuk awan hujan untuk sepekan ke depan. “Trend suhunya akan menurun,” terang Sukasno.

Ia paparkan, kulminasi atau transit atau istiwa’ adalah fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

**Baca juga: Silicon Valley Indonesia kini Hadir di BSD.

Saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama. Pada saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit.

Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat “menghilang”, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. “Karena itu, hari saat terjadinya kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan,” tambahnya.(yud)

Berita Terbaru