oleh

Sekelompok Wartawan Bagikan Sembako di Serpong

Kabar6-Berangkat dari keperihatinan sejumlah pekerja media atas kondisi masyarakat terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid19) di Kota Tangerang Selatan.

Sekumpulan wartawan mengatasnamakan Senyap Cepat Tepat Cerdas (SCTC), menyalurkan bantuan pangan kepada keluarga rentan di Kelurahan Rawa Mekar, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

Bantuan dalam bentuk paket sembako dan uang tunai tersebut, diberikan kepada sekitar 24 kelompok keluarga rentan yang umumnya tinggal di rumah kontrakan. Rata-rata penerima paket sembako adalah warga perantau dari luar Tangsel.

Eka Huda Rizki, inisiator kegiatan amal tersebut, mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat, khususnya kalangan keluarga perantau yang terdampak Covid 19.

Apalagi, sejumlah bantuan yang digelontorkan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah belum dapat mencakup kelompok masyarakat diluar KTP (Kartu Tanda Penduduk) Tangsel.

“Inisiasi ini lahir dari keseharian kami yang melihat fakta di lapangan, bahwa ada kelompok masyarakat rentan yang tidak tersentuh bantuan Pemerintah,” ujar Eka, Selasa (12/5/2020).

Melihat kondisi itu, Eka yang belum lama menggeluti profesi wartawan dari Ayahnya itu, tergerak untuk membantu kelompok masyarakat perantau di Tangsel.

“Bansos yang dihadirkan Pemerintah sebenarnya banyak menimbulkan persoalan di lapangan. Kami kemudian berupaya melakukan langkah nyata, untuk berbagi kepada sesama dengan gerakan ini. Jadi kami tidak hanya mengkritisi suatu kebijakan, tapi ingin berusaha sama-sama mencari solusi,” ucap dia.

Dengan keterbatasan yang dimiliki, Eka berharap paket sembako yang diberikan kepada warga di sekitar kawasan Rawa Mekar Jaya, bisa bermaanfaat dan menggugah banyak pihak untuk ikut membantu sesama.

“Tentunya paket sembako ala kadarnya dari kami ini bisa bermanfaat bagi warga Tangsel, dan mudah-mudahan juga menggerakan kita semua untuk peduli dan mau berbagi kepada sesama,” terangnya.

Salah seorang warga yang menerima sembako, Robet mengatakan, dirinya senang memdapat bantuan dari wartawan.

Sebab, dirinya mengaku dari awal penerapan PSBB bahkan sampai PSBB jilid 2 kini belum ada satupun bantuan dari pemerintah yang datang.

“Dari kemaren cuma di data-data doang, udah mah kita nganggur karena corona,” kata Robet.

Robet pun turut mengucap syukur dan terimakasih kepada para wartawan yang telah memberikan bantuan sembako ini.**Baca juga: KPU Tangsel: Tahapan Pilkada Paling Lambat Bulan Juli.

“Alhamdulilah dapat sembako, semoga kebaikan mereka dibalas yang maha kuasa. Kami sangat berterimakasih, untung ada bantuan ini, kami bisa menyambung hidup. Bantuan dari pemerintah nggak turun-turun, gak tau kemana bantuan itu nyangkutnya, mau pulang kampung dilarang,” tutupnya.(Fit)

Berita Terbaru