oleh

Sejumlah Pastor di Polandia Bakar Novel Harry Potter Karena Dianggap Anjurkan Sihir

Kabar6-Karena dinilai menganjurkan sihir, sejumlah pastor Katolik di Polandia melakukan aksi pembakaran terhadap buku-buku, yang salah satunya adalah novel ‘Harry Potter’ karya J.K. Rowling.

Tiga pastor di Kota Koszalin utara itu, melansir theguardian, tampak membawa buku-buku yang dimasukkan dalam keranjang besar. Mereka mengangkut buku-buku tersebut dari dalam gereja ke halaman depan, untuk kemudian dibakar. Doa-doa dipanjatkan oleh sekelompok orang yang menonton aksi tersebut.

Selain buku, ada pula topeng hingga payung hello kitty yang dibakar. Foto-foto pembakaran buku hingga payung hello kitty ini diunggah oleh Yayasan Penginjilan Katolik, SMS Forum Heaven Foundation ke akun Facebook resmi mereka, Fundacja SMS Z NIEBA.

Dalam akun yang diikuti oleh 22 ribu pengikut tersebut, foto-foto pembakaran buku disertai dengan keterangan, mengutip Perjanjian Lama yang mengutuk sihir dan penyembahan berhala.

Aksi tersebut sontak mengundang perhatian dan beragam komentar dari warganet. Tidak sedikit pula yang mengejek aksi tersebut, mempertanyakan kewarasan orang-orang yang melakukan aksi itu, dan membandingkan tindakan itu dengan Nazi Jerman.

Diketahui, Gereja Katolik merupakan lembaga yang kuat untuk perkara konservatisme pada masyarakat Polandia. Mereka juga selalu berada di garis depan dalam perdebatan masyarakat Polandia tentang hak kelompok LGBT hingga peraturan aborsi.

Gereja pun masih terkait dengan tuduhan pedofilia yang mencatut ratusan imam dan akhirnya menggoyahkan posisi mereka di tengah masyarakat. ** Baca juga: Kejam, Pria Ini Kubur Hidup-hidup Ibu Kandungnya yang Lumpuh

Aksi kelompok Gereja Katolik yang membakar buku Harry Potter karena dinilai menganjurkan sihir sebenarnya bukan kali pertama. Sebelumnya, novel yang sangat populer ini pun beberapa kali memicu kemarahan dari kelompok fanatik agama.

Bahkan, beberapa dari mereka percaya bahwa buku Harry Potter terinspirasi oleh roh jahat yang bisa menyesatkan anak-anak.(ilj/bbs)

Berita Terbaru