oleh

Sebenarnya Berapa Lama Nikotin Dapat Bertahan dalam Tubuh?

Kabar6-Pada tembakau, kadar nikotin dapat mencapai 0,6-3 persen dari berat kering tembakau. Nikotin bersifat adiktif. Dalam rata-rata, sebatang rokok memberikan asupan 2mg nikotin yang terserap dalam tubuh.

Senyawa inilah yang membuat perokok mengalami ketergantungan terhadap rokok dan produk yang mengandung nikotin lainnya. Ciri-ciri adiksi dan ketergantungan nikotin di antaranya adalah perubahan perilaku, penggunaan berlebihan, kembali ke kebiasaan merokok setelah berhenti, ketergantungan fisik dan psikologis, serta toleransi obat.

Lama waktu yang dibutuhkan nikotin untuk benar-benar meninggalkan tubuh, melansir Newhealthguide, tergantung beberapa faktor seperti berapa banyak tembakau yang Anda gunakan, jenis tes yang dilakukan untuk mengukur tingkat nikotin, dan bagaimana kemampuan tubuh memetabolisme racun.

Berapa lama nikotin berada di dalam tubuh? Saat seseorang menghisap nikotin maka nikotin akan masuk dalam tubuh dan akan diubah menjadi kotinin pada paru-paru sebelum keluar dari dalam tubuh melalui urine. Nikotin dan kotinin dapat dideteksi dalam darah, urine, air liur dan rambut.

Saat lab menguji tingkat nikotin, biasanya nikotin akan hilang dalam waktu 1-3 hari setelah Anda berhenti menggunakan tembakau. Jika lab menguji untuk tingkat kotinin, akan terus terdeteksi selama 1-10 hari setelah penggunaan terakhir tembakau.

Kadar nikotin dan kotinin dalam urine biasanya tidak terdeteksi dalam waktu 3-4 hari setelah berhenti menggunakan produk tembakau. Namun bagi perokok pasif, tes urin nikotin bisa positif selama 15-20 hari.

Kotinin juga bisa lebih lama untuk dibuang bila menggunakan rokok mengandung mentol. ** Baca juga: Cara Berjalan Dapat Pengaruhi Mood Anda?

Tes air liur dapat mendeteksi tingkat kotinin sampai empat hari. Tes folikel rambut bisa dilakukan selama berbulan-bulan setelah merokok. Hal ini sangat akurat untuk 1-3 bulan setelah Anda berhenti merokok dan nikotin dapat terdeteksi sampai satu tahun.

Ini merupakan tes khusus yang digunakan bila tes lain mempunyai hasil yang kurang memuaskan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru