oleh

Schneider Electric Bangun 2 Gardu Listrik KRL Bandara Soetta

Kabar6-Schneider Electric dipercaya untuk membangun dua Gardu Induk Traksi di Bandara Soetta 1 dan 2. Gardu ini berfungsi mengatur integrasi sistem kelistrikan yang menyuplai Listrik Aliran Atas (kabel listrik atas di sepanjang trayek kereta) untuk pengoperasian Kereta Listrik (KRL) Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Sebanyak 10 rangkaian kereta telah dipersiapkan, dengan jumlah 82 perjalanan dan total kapasitas 33 ribu penumpang setiap harinya.

Kereta ini akan mulai beroperasi dari Stasiun Manggarai, menuju Sudirman Baru untuk mengangkut penumpang, lalu berangkat melalui Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan berakhir di Stasiun Bandara Soetta.

Country President Schneider Electric Indonesia, Xavier Denoly mengungkapkan, KA Bandara Soetta adalah sebuah proyek yang sangat dinantikan oleh masyarakat luas. Karena dipercaya akan menjadi moda transportasi yang efektif dan efisien, dimana diprediksi 20-30% penumpang yang menuju bandara akan berpindah ke kereta. Untuk itu, keandalan, keamanan dan efisiensi dari kegiatan operasional kereta ini menjadi hal yang krusial.

“Gardu Induk Traksi di Bandara Soetta 1 dan 2 yang kami bangun untuk proyek Kereta Bandara Soetta merupakan bagian dari solusi EcoStruxure™ Power dari Schneider Electric,” kata Xavier melalui siaran persnya, Senin (08/01/2018).

Saat ini, EcoStruxure™ Power dari Schneider Electric telah menjadi solusi unggulan untuk mendukung keandalan, keamanan dan efisiensi dari begitu banyak bangunan kritikal di seluruh belahan dunia.

“Solusi ini mendukung tiga hal penting, yaitu keandalan daya listrik, keamanan jiwa manusia, dan juga efisiensi dari sisi operasional,” lanjut Xavier.

Di dalam gardu-gardu ini terdapat panel SM6, perangkat yang berfungsi sebagai pendistribusi arus listrik yang aman dan efisien sehingga listrik dapat mengalir secara andal.

SM6 merupakan panel tegangan menengah untuk sistem distribusi listrik yang memiliki beragam fungsi seperti penyaluran arus (incoming) pengukuran (metering), perlindungan (protection) dan pemutusan arus (breaking).

Hadir pula solusi Trafo Distribusi yang berfungsi mengatur besaran kapasitas tegangan listrik sehingga energi listrik bisa tersalurkan sesuai dengan kebutuhan dan memberikan manfaat optimal bagi keseluruhan pengoperasian kereta.**Baca Juga: Ini Dia Menu Nusantara di Hotel Santika Premiere Bintaro.

Selanjutnya, di gardu ini juga terdapat Visual Control Panel sehingga gardu dapat dengan mudah dimonitor dari jarak jauh menggunakan sistem otomasi.(fit)

Berita Terbaru