oleh

Sanitren Implementasi Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati Untuk Tangerang Religius

Kabar6-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang terus menyusunan kebijakan teknis, perencanaan, penganggaran dan pengendalian pembangunan daerah.

Diantaranya, melanjutkan program Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren). Di tahun 2018 lalu, Bappeda berhasil membangun 46 unit Sanitren, dan Pada tahun 2019, Bappeda kembali akan membangun 150 unit Sanitren.

Program Sanitren ini merupakan 1 dari 15 program unggulan Bupati Tangerang H. Ahmed Zaki Iskandar, B.Bus, dan Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli, SH. MM.

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Ir H Taufik Emil mengatakan, Program Sanitren ini sudah dilakukan pembangunannya pada tahun 2018 lalu. Pada tahun 2018 telah dibangun sebanyak 46 unit, dan tahun 2019 akan dibangun sekitar 150 unit.

“Sanitren merupakan program yang masuk dalam 15 Program Unggulan dan tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah red) Kabupaten Tangerang,” kata Taufik.

kabar6.com
Sanitren Implementasi Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Untuk Tangerang Religius.(Bam)

Taufik mengungkapkan, jumlah pesantren di Kabupaten Tangrang berdasarkan hasil pendataan oleh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang terdapat 829 pesantren.

Untuk itu, pembangunan Sanitren ini dilaksanakan secara bertahap hingga hingga ditargetkan 4 tahun kedepan seluruh pesatren sudah terbangun Sanitren.

“Dari 829 pesantren sudah dibangun 46 unit Sanitren, ditambah tahun ini, 150 unit Sanitren. Targetnya, 4 tahun seluruh pesantren sudah memiliki Sanitren,” ungkapnya.

Taufik menjelaskan, manfaat sanitasi pesantren untuk memenuhi akses 100 sanitasi dan 0 kawasan Kumuh 100 air bersih dilingkungan, dengan program sanitasi.

Para santri dan guru agama selain mendapatkan sarananya, satri pun akan mengerti akan pola hidup sehat dan bersih karena sanitren dibangun mulai dari fasilitas mandi, cuci dan kakus untuk setiap hari mereka beraktifitas.
“Program Sanitren ini untuk membudayakan pola hidup bersih dan memenuhi fasilitas yang bersih,” jelasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang, Drs H Badri Hasun, MM mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wakil Bupati Tangerang Mad Romli yang telah peduli terhadap Ponpes Salifi dan Ponpes Modern.

Selama ini, kepedulian Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang cukup tinggi terhadap keagamaan. Terbukti dengan adanya program Sanitren yang sudah bisa dirasakan dan bermanfaat untuk para santri dan guru agama.

“Program Sanitren ini sangat bermanfaat sekali. Saya berterimakasih kepada Bupati Tangerang dan Wakil Bupati Tangerang,” tutupnya.**Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di Kabupaten Tangerang.

Berikut Tata Cara mendapatkan Program Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren):

Tata Cara Mendapatkan Sanitren:

1. Surat Permohonan Bantuan Dana.
2. Surat Pernyataan Pemeliharaan.
3. Surat Pernyataan untuk Lahan Lokasi.
4. Surat Pernyataan tanah tidak dalam sengketa.

Siklus Program Sanitren dimulai:

1. Persiapan.
2. Sosialisasi.
3. Verifikasi.
4. Legalisasi.
5. Penandatanganan Perjanjian Nota Hibah Daerah.
6. Pengajuan Pencairan Dana.
7. Pelaksanaan Pembangunan Fisik.
8. Pengawasan Pembangunan.
9. Pelaporan.(ADV)

Berita Terbaru