oleh

Sampaikan Pesan Pembangunan, Kominfo Serang: Daerah Diharap Bentuk Media Komunikasi Tradisional

Kabar6-Kepala Bidang Diseminasi Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang, Yusrini mengusulkan kepada pemerintah untuk membentuk forum pelaku pertunjukan media komunikasi tradisional diseluruh Kabupaten/Kota maupun Provinsi Banten.

Menurutnya, pemerintah harus terus melakukan inovasi dalam rangka penyebarluasan informasi pembangunan. Saluran komunikasi tradisional merupakan salah satu media yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Dengan adanya forum komunikasi tradisional tersebut, kata dia, pemerintah bisa terus melakukan inovasi dalam rangka penyebarluasan informasi pembangunan daerahnya masing-masing.

Sebelumnya, Pemprov telah menggelar festival media komunikasi tradisional. Peserta kegiatan tersebut diikuti Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, minus Kota Cilegon.

Adapun pesertanya adalah Lenong betawi grup Cempaka Mekar Jaya Kota Tangerang Selatan, Ubrug 4 Petang Wewe Forum KIM Kota Serang, Lenong Tangerang KSBT Kota Tangerang, Ubrug Teater Agata SMAN 2 Pandeglang, Reog Padepokan Seni Gema Wirahma Kab. Tangerang, Ubrug Prabu Kian Santang Kab. Serang, Angklung Buhun KIM Saija Adinda Pager Kolot Kasepuhan Cisungsang Kab. Lebak.

Dimana, setiap pesertanya membawakan salah satu tema pendidikan gratis, kesehatan gratis dan infrastruktur mantap.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Komari mengatakan, sejauh ini Pemprov Banten telah menetapkan program prioritas pembangunan, yaitu pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

Targetnya, dalam tahun ketiga kepemimpinan WH-Andika masyarakat Banten dapat menikmati pelayanan pendidikan secara gratis, kesehatan gratis dan infrastruktur mantap.

Program-program tersebut terus disosialisasikan kepada masyarakat melalui berbagai media, salah satunya melalui saluran media komunikasi tradisional.

Dalam rangka hal tersebut, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten juga telah menyelenggarakan Festival Media Komunikasi Tradisional Tingkat Provinsi Banten, bebeberapa waktu lalu.

Komari menjelaskan maksud dari kegiatan tersebut adalah untuk mensosialisasikan pembangunan dan pemberdayaan pelaku Pertunjukan Media Komunikasi Tradisional. Sementara tujuannya untuk mencari utusan Provinsi Banten untuk festival pertunjukan media komunikasi tradisional tingkat nasional 2019.

Adapun komponen penilaian adalah pesan-pesan pembangunan yang dibawakan, originalitas seni tradisional yang tumbuh dalam masyarakat Provinsi Banten, dan penampilan seperti kostum, kekompakan dan lain-lain.

Menurut Komari, pertunjukan media komunikasi tradisional ini dinilai masih efektif dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan. Pasalnya, media ini tumbuh dari dan dalam masyarakat.

**Baca juga: 36 SBB di Kabupaten Tangerang Ikut Liga ASKAB di Cisauk.

Selain itu, pelaku-pelaku media tradisional adalah masyarakat itu sendiri sehingga memiliki ikatan emosional yang tinggi dengan masyarakat sekitar. “Sehingga, mereka bisa menjadi komunikator pembangunan,” kata Komari.

komari juga menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan even tahunan yang tempat pelaksanaannya akan bergilir pada kabupaten/kota. Pada tahun pertama kali ini dilaksanakan, bertindak sebagai tuan rumah adalah Kota Serang. Selanjutnya, lanjut Komari, ditentukan sesuai dengan kesediaan kabupaten/kota.(Den)

Berita Terbaru