Sambut Liburan Sekolah, Indosat Luncurkan Aplikasi Ragunan Zoo

Peluncuran dan serah terima oleh President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli, kepada Kepala Kantor Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Bambang Triana. Disaksikan oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Prov. DKI Jakarta DKI Jakarta, Dr. Ir. Mara Oloan Siregar, M.Si, (asri)

Kabar6-PT Indosat Tbk, anggota dari Ooredoo Group, meluncurkan sekaligus melakukan serah terima secara resmi Aplikasi Ragunan Zoo kepada Taman Margasatwa Ragunan Jakarta, Senin (1/6/2015).

 

Peluncuran sekaligus serah terima tersebut dilakukan oleh President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli, kepada Kepala Kantor Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Bambang Triana, yang disaksikan oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Prov. DKI Jakarta DKI Jakarta, Dr. Ir. Mara Oloan Siregar, M.Si, di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta.

 

Aplikasi Ragunan Zoo, sebagai bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Indosat adalah aplikasi tentang berbagai informasi Taman Margasatwa Ragunan yang disajikan secara menarik, mudah, interaktif dan menyenangkan.

 

Informasi yang disajikan antara lain informasi binatang, info jadwal atraksi binatang, peta digital area kebun binatang, games interaktif, serta berbagai fasilitas yang ada di area kebun binatang.

 

Aplikasi Ragunan Zoo sebagai aplikasi mobile edutainment Taman Margasatwa Ragunan ini dapat dinikmati melalui  ponsel cerdas berbasis Android. Aplikasi ini dengan sangat mudah dapat digunakan oleh pengunjung, terutama anak-anak maupun wisatawan umum lokal dan mancanegara karena terdapat fasilitas dwi-bahasa.

 

“Aplikasi Ragunan Zoo ini sebagai bentuk dukungan kami memberikan fasilitas edutainment secara digital dalam mempelajari ragam fauna yang sangat kaya dan berharap masyarakat semakin tertarik untuk berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan, khususnya saat liburan sekolah yang tinggal beberapa minggu lagi. Selain itu, aplikasi ini juga kami tujukan untuk mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan Jakarta sebagai Kota Cerdas atau Smart City di Indonesia, dengan mengoptimalkan peran teknologi informasi dan komunikasi sebagai enabler,” tutur Alexander Rusli.

 

Bambang Triana, Kepala Kantor Pengelola Taman Margasatwa Ragunan mengatakan, “Kami sangat berterima kasih dan menghargai inisiatif dan upaya Indosat dalam menerapkan teknologi digital bagi pengunjung dan penggemar kebun binatang Ragunan dalam bentuk Aplikasi Ragunan Zoo. Kami berharap hadirnya Aplikasi Ragunan Zoo akan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung ke kebun binatang, sehingga Taman Margasatwa Ragunan menjadi salah satu tujuan wisata konservasi, edukasi, dan alam, yang diperhitungkan oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Lebih dari itu kami berharap bahwa Taman Margasatwa Ragunan benar-benar menjadi salah satu model untuk menuju Jakarta sebagai Smart City.”

 

Aplikasi Ragunan Zoo sendiri merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh pengembang muda lokal dukungan Indosat melalui program Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC), sekaligus berhasil lima kali menjadi pemenang kompetisi tersebut yaitu Sandy Colondam.

 

IWIC adalah Indosat Wireless Innovation & Application Contest, sebuah kontes inovasi aplikasi wireless yang diselenggarakan secara tahunan oleh Indosat sebagai bagian dari kegiatan CSR perusahaan untuk terus mendorong generasi muda Indonesia menciptakan berbagai aplikasi mobile.

 

Sandy Colondam merupakan salah satu bukti bahwa pemenang IWIC mampu menjadi technopreneur muda Indonesia yang sukses mengembangkan kemampuan berinovasi dalam bidang aplikasi menjadi bernilai komersial, melalui perusahaannya PT Inovidea Magna Global.

 

Para pengunjung dapat menikmati aplikasi ini dengan menggunakan operator manapun yang memiliki smartphone berbasis sistem operasi Android dengan mengunduh aplikasi Ragunan Zoo melalui layanan Play Store secara cuma-cuma (gratis). ** Baca juga: Boom Sale Lock & Lock Diskon Hingga 70 Persen

 

Tidak hanya kerjasama dengan Taman Margasatwa Ragunan, aplikasi ini ke depan akan dikembangkan untuk kebun binatang lainnya di Indonesia, sehingga pemanfaatkan teknologi ICT, khususnya untuk aplikasi edutainment kebun binatang, dapat dinikmati masyarakat Indonesia dan wisatawan mancanegara secara lebih luas. (asri)