oleh

Sahid Hotels & Resorts Bentangkan Sayap Bisnis ke Maluku Utara

Kabar6-Sahid Hotels & Resorts kembali berhasil melebarkan sayap bisnisnya dengan menangani pengelolaan hotel di Indonesia.

PT Sahid Hotel Management & Consultant (Sahid Hotels & Resorts) hari ini secara resmi mengumumkan ekspansi bisnis di salah satu destinasi 10 Bali baru di Indonesia, tepatnya di Morotai Maluku Utara.

Dalam ekspansi ini, Sahid Hotels & Resorts bekerja sama dengan PT. Harta Asia Pasifik selaku pemilik hotel dari Sahid Morotai Maluku Utara.

Langkah awal kerja sama pengoperasian hotel di Morotai Maluku Utara ditandai dengan penandatanganan Operating Management Agreement (OMA) antara Sahid Hotels & Resorts dengan PT Harta Asia Pasifik di Hotel Sahid Serpong, Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (9/7/2019).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Sahid Hotels & Resorts, Dr. Ir. H. Hariyadi Sukamdani, MM, dengan Kuasa Direktur PT. Harta Asia Pasifik, Herman Ongke.

Hadir sebagai saksi dalam penandatanganan perjanjian kerjasama adalah Komisaris Utama Sahid Hotels & Resorts, Dra. SB. Wiriyanti Sukamdani, CHA dan Sekretaris PT. Harta Asia Pasifik, Fina Rusiyanti.

Acara seremoni penandatangan Operating Management Agreement (OMA) yang dilakukan di Sahid Serpong, dihadiri oleh Wakil Direktur Utama, Exacty B Sryantoro Sukamdani, MBA, Direktur Business Development.

Serta Sales & Marketing Sahid Hotels & Resorts, Vivi Herlambang, Direktur Operations Sahid Hotels & Resorts, Emeraldo B, Parengkuan dan beberapa perwakilan dari Direksi PT Sahid International Hotel Management & Consultant.

Dalam penandatanganan tersebut Wakil Direktur Utama, Exacty B Sryantoro, MBA, mengatakan bahwa nama hotel yang berada di Morotai itu dinamakan Sahid Molokai Morotai, sesuai nama lokasi nya.

Lanjutnya, bahwa Morotai itu sendiri merupakan salah satu destinasi 10 Bali baru yang berada di Indonesia.

“Pemandangan yang virgin banget, dan pasir putih yang indah, cocok banget tempat ini disebut dengan 10 Bali baru dan Maldivesnya Indonesia,” ucapnya.

Kuasa Direktur PT. Harta Asia Pasifik, Herman Ongke mengatakan, selain pemandangan yang masih sangat virgin disini terdapat Pulau Dodola yaitu dua pulau yang terpisah namun ketika air sedang surut pulau tersebut jadi satu.

“Jadi kita bisa menyebrang pulau dengan berjalan kaki sambil menikmati pemandangan pasir putih disekitarnya,” ujarnya.

Lanjutnya ia menjelaskan bahwa disini terdapat Museum Sejarah Perang Dunia II, didalamnya terdapat bekas-bekas alat perang, dan nama jenderal-jenderal yang gugur disana.

“Lalu disini Morotai mungkin adalah tempat perakitan Bom Atom yang dijatuhkan Amerika di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang,” kata Herman.

**Baca juga: Pancious Tawarkan Diskon 20 Persen.

Herman Ongke juga berharap bahwa pembangunan dan kerjasama dengan Sahid Hotels & Resorts ini berdampak pada pengembangan dan pengenalan Destinasi Morotai ke seluruh Indonesia.

“Dengan ini kami berharap Morotai yaitu salah satu destinasi 10 Bali baru dan Maldivesnya Indonesia mampu lebih dikenal dan lebih berkembang lagi kedepannya,” paparnya.

Herman juga berharap agar pemerintah dapat bekerja sama dalam pengembangan di Morotai ini, dan berharap harga transportasi kesini lebih diiritkan.

“Karena saya yakin Morotai akan menjadi lebih di favoritkan para traveler yang senang dengan pemandangan yang baru, apalagi di Morotai sendiri pemandangan masih sangat virgin sekali, pasti pengunjung akan betah berada disana lebih lama,” pungkasnya.(eka)

ID:2659 Responsif

Berita Terbaru