oleh

Saat Diturunkan ke Liang Lahat, Mendadak Terdengar Suara Menyapa dari Peti Mati

Kabar6-Hal yang dilakukan Shay Bradley memang nyeleneh dan membuat banyak orang terkejut. Pria yang merupakan veteran Pasukan Pertahanan Irlandia ini ingin agar para pelayat yang hadir dalam pemakamannya tertawa.

Karena itulah, melansir irishmirror, Bradley mempersiapkan kejutan untuk orang-orang yang menghadiri pemakamannya. Saat peti mati pria asal Dublin, Irlandia, ini diturunkan ke liang lahat, mendadak muncul suara dari dalam peti, “Halo, halo, keluarkan saya. Di mana saya? Biarkan saya keluar. Di sini gelap. Apakah itu suara pendeta yang saya dengar? Ini Shay, saya ada di dalam kotak. Tidak, saya di depan kalian. Saya mati.”

Keruan saja semua yang hadir di pemakaman umum Bohernabreena di Kilnamanagh, terkejut mendengar suara kakek delapan cucu tadi. Usut punya usut, ternyata suara itu adalah rekaman yang sengaja dibuat Bradley sebelum meninggal dunia, untuk diputarkan di hari pemakamannya.

Rekaman itu menjadi permintaan terakhir setelah Bradley mengetahui bahwa hidupnya tidak akan lama lagi. Dia ingin membuat keluarganya tertawa daripada menangis di pemakamannya.

Sementara itu mendengar rekaman suara Bradley, keruan saja para pelayat tertawa sekaligus menangis. Nah, momen pemakaman yang diwarnai tawa para pelayat itu lantas direkam oleh Andrea, putri Bradley, yang kemudian diunggah ke akun Facebook miliknya, yang kemudian menjadi viral.

“(Ini) adalah permintaan terakhir ayah saya, selalu menjadi orang iseng,” demikian tulis Andrea dalam postingan di Facebook.

Dituliskan juga, “Kau berhasil mengerjai mereka Poppabear, dan memberi kami semua tawa tepat di saat kami membutuhkannya! Aku menyayangimu selamanya. #shayslastlaugh.”

Andrea juga menuliskan pesan serupa di akun Twitter miliknya. “Pria yang luar biasa…membuat kami semua tertawa ketika kami sangat sedih. Aku mencintaimu selamanya Poppabear. #shayslastlaugh”. ** Baca juga: Tragis, di Tanzania Potongan Tubuh Orang Albino Dijual Sebagai Jimat Keberuntungan

Tawa dan tangis memang berbeda tipis.(ilj/bbs)

Berita Terbaru