oleh

Saat Berat Badan Turun, Tubuh Bagian Mana yang Kehilangan Lemak Lebih Dulu?

Kabar6-Tiap orang memiliki cadangan yang didapatkan dari sisa sejumlah makanan berkalori yang tidak dicerna oleh tubuh untuk energi, sehingga disimpan dalam sel lemak.

Nah, ketika seseorang mengalami kekurangan gula di dalam tubuhnya, cadangan lemak ini berperan untuk menggantikan gula menjadi bahan dasar energi.

Pada orang bertubuh gemuk, cadangan lemak yang dimilikinya lebih banyak hingga terlihat menumpuk di beberapa seperti pada leher, lengan, perut, pinggul, serta paha. Titik-titik tersebutlah yang cenderung menjadi tempat cadangan lemak disimpan dalam tubuh.

Lantas, bagian tubuh mana yang akan menyusut terlebih dahulu? Sebuah penelitian lama yang telah dilakukan pada 1971 dengan melakukan riset pada kelompok pemain tenis, melansir Hellosehat, membuktikan bahwa pada para pemain tenis tersebut tidak ditemukan adanya perbedaan lemak subkutan (lemak yang berada di bawah kulit) yang ada di lengan kanan atau kiri mereka. Padahal, salah satu lengan mereka selalu digunakan untuk bermain tenis.

Penelitian lain juga membuktikan, tubuh tidak bisa bakar lemak pada satu bagian saja. Penelitian ini melibatkan 104 orang yang melihat jumlah lemak subkutan melalui MRI Scan (Magnetic Resonance Imaging Scan).

Semua responden yang ikut dalam studi tersebut adalah olahragawan yang sering menggunakan salah satu lengannya untuk berolahraga. Hasil yang sama didapatkan juga dari penelitian ini yaitu, lemak yang dibakar oleh tubuh adalah lemak keseluruhan, sedangkan lemak yang ada di lengan kanan ataupun kiri hampir sama jumlahnya.

Sebenarnya, sel-sel lemak yang mengandung cadangan lemak tersebut tersebar di seluruh bagian tubuh. Namun, pada pria sel-sel ini cenderung banyak disimpan di sekitar perut dan membuat perut mereka terlihat buncit.

Sedangkan pada wanita, sel-sel ini justru lebih banyak menumpuk di bagian panggul dan paha, sehingga hampir sebagian besar wanita memiliki bentuk tubuh seperti buah pir, yaitu lebih besar di bagian panggul dibandingkan dengan bagian atas tubuh.

Hal ini berkaitan dengan hormon reproduksi yang dimiliki masing-masing. Pria memiliki hormon terstoteron dan wanita memiliki hormon estrogen, kedua hormon ini bertanggung jawab akan penyimpangan lemak di tubuh.

Karena sel-sel lemak tersebar di seluruh bagian tubuh, maka saat Anda melakukan olahraga, tubuh akan secara alami memakai semua cadangan lemak yang tersebar di seluruh bagian tubuh tersebut untuk dipakai sebagai sumber energi.

Cadangan lemak yang ada di dalam sel lemak tadi disebut sebagai trigliserida. Saat tubuh kekurangan energi, seperti ketika sedang berolahraga, trigliserida akan langsung masuk ke pembuluh darah, lalu diubah menjadi gliserol atau gula otot untuk diubah menjadi energi di otot, sehingga dapat disimpulkan bahwa tubuh akan bakar lemak secara keseluruhan, tidak membakarnya pada bagian tubuh yang spesifik saja.

Nah, jika seseorang cenderung menyimpan lemak pada perutnya terlebih dahulu, maka tubuh akan bakar lemak pada bagian tersebut, begitu juga pada seseorang yang menyimpan lemak pada panggul.

Jadi, apabila Anda melakukan olahraga dengan teratur dan rutin, maka lemak-lemak yang berlebihan akan dibakar pelan-pelan oleh tubuh, sehingga tidak ada lagi bagian tubuh yang kelihatan berlipat karena tumpukan lemak.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan bagi orang dewasa untuk melakukan setidaknya 2,5-3 jam olahraga dengan intensitas sedang setiap minggunya untuk mencegah lemak menumpuk di bagian tubuh.(ilj/bbs)

Berita Terbaru