oleh

Rumah Tak Ditempati karena Takut Ambruk di Lebakparahiang, Kades: Belum Ada Laporan

Kabar6-Pemerintah Desa (Pemdes) Lebakparahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, mengaku, belum pernah mendapat laporan soal kondisi rumah Ade Sunariah (62) di Kampung Pasir Eurih.

Sudah setahun lebih kabarnya Ade Sunariah tak lagi menempati rumah tersebut karena kondisinya yang sudah rusak. Ia yang seorang diri memilih tinggal di warung nasi lantaran khawatir rumahnya tiba-tiba ambruk.

Kepala Desa Lebakparahiang, Iwan Sunarya, mengaku, belum pernah mendapat laporan mengenai kondisi rumah Sunariah.

“Saya ini kan kepala desa baru, seenggaknya ada laporan dari warga atau RT ke desa, ini enggak ada laporannya. Mungkin (Saat kades sebelumnya), kalau saya belum pernah ada, dan saya tanya RT setempat juga sam,” kata Sunarya saat dihubungi, Senin (8/8/2022).

Sunarya menyebut, pada tahun ini ada 25 unit rumah tidak layak huni diusulkan mendapat bantuan perbaikan di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten) Kabupaten Lebak.

“Itu yang kami usulkan, mudah-mudahan bisa terealisasi di tahun 2023,” ujar Sunarya.

Kembali ke kondisi rumah Ade Sunariah, Sunarya memastikan akan mendata rumah tersebut agar ke depan bisa dimasukkan ke dalam usulan bantuan perbaikan rumah di program pemerintah daerah.

**Baca juga: Takut Rumah Ambruk, Nenek di Lebakparahiang Tinggal di Warung Nasi

“Insya Allah ini akan kami data untuk nanti mendapat bantuan dari dinas yang terkait,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Perkim DPRKPP Kabupaten Lebak, Heru Haryadi, belum menjawab saat ditanya apakah rumah Ade Sunariah sudah pernah diusulkan oleh Pemdes Lebakparahiang ke dinas.(Nda)