oleh

Rumah Korban Sriwijaya Air Disatroni Maling

Kabar6 – Tega, rumah korban Sriwijaya Air milik Arneta Fauzi (41) dijebol maling. Beberapa benda dirumahnya digondol maling.

Rumah korban Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepaulauan Seribu itu ada di Perumahan Taman Lopang Indah, Kelurahan Unyur, Kota Serang.

Pembobolan rumah Arneta diketahui oleh ART nya yang akan mengecek kondisi rumah dan membersihkannya. Saat sampai dirumah majikan, ART kaget melihat pintu belakang rumah terbuka.

“(Barang yang hilang) sepeda, stroller bayi, tabung gas elpiji tiga kilogram, galon air minum,” kata Ketua RT setempat, Nanang Wahyudi, kepada awak media, Senin (18/01/2021).

Dia memperkirakan, peristiwa pembobolan rumah korban Sriwijaya Air itu terjadi Jumat malam, 15 Januari 2021. Lantaran, saat terakhir diperiksa hari Kamis, 14 Januari 2021, keadaan rumah masih aman. Kemudian Sabtu pagi, 16 Januari 2021, ART yang datang melihat pintu belakang rumah majikannya terbuka.

“Kejadiannya Jumat malam Sabtu, karena ketahuannya hari Sabtu. Hari Kamis masih di cek, masih tertutup. Ketahuannya sama (ART) yang biasa nyuci gosok, pintu belakangnya terbuka,” terangnya.

ART itu kemudian mengecek kedalam rumah dan menemukan enternet sudah bolong dan beberapa barang hilang. Kemudian dia melapor ke tetangga dan kepala RT setempat.

“Lewat atas genteng malingnya, tembus ke kamar belakang. Terus keluar lewat pintu belakang malingnya itu,” ujarnya.

Warga kemudian menghubungi Yaman Zai, suami Arneta dan menceritakan musibah yang menimpa rumahnya. Warga bersepakat untuk menjaga barang-barang keluarga korban.

**Baca juga: Diduga Stres, Supir Truk Tusuk Korban Hingga Tewas

Sabtu malam, 16 Januari 2021, warga bergotong royong memindahkan barang keluarga Arneta ke rumah tetangganya agar lebih aman.

“Terus di telephone suami almarhum itu. Terus barang-barang yang ada, pakaian gitu di amanin, diamanin dirumah warga sini,” jelasnya.(dhi)

Berita Terbaru