oleh

RS Al Qodr Kabupaten Tangerang Kebanjiran Pasien Diungsikan

Kabar6-Pemerintah Kabupaten Tangerang dianggap gagal dalam mengatasi banjir di Rumah Sakit Al Qodar, Kelurahan Bencongan, Kecamata Kelapa Dua. Anggota Komisi II DPRD setempat, Ahmad Sharil, menyatakan pemerintah daerah telah menyerap aspirasi perbaikan jalan.

Kini muncul masalah baru masyarakat menggugat pembangunan hingga menjadi penyebab banjir.

*Jangan sampai kita sudah membangun kita disalahkan, maka dari itu banjir itu harus menjadi fokus utama,” ungkap Ahmad Sharil saat interupsi kepada pimpinan sidang DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (26/9/2022).

Ia menerangkan, tidak hanya RS Al Qodr yang terdampak banjir. Banjir juga sudah merambat ke bagian wilayah lainnya.

Pemkab Tangerang harus memperhatikan atau menangani kebanjiran tersebut agar tidak melebar ke lokasi lainnya.

“Bagaimana RS Qodar itu tidak kebanjiran sampai pasiennya diungsikan dan sekarang sudah merambah ke berbagai wilayah serta semakin meluas,” jelas Sharil.

Terpisah, Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli menyatakan, banjir yang berada di wilayah Kelapa Dua dikategorikan sudah tahunan. Nantinya pemerintah akan melakukan normalisasi waduk yang menjadi kewenangan kementerian pekerjaan umum PUPR Pusat.

**Baca juga: Usut Dugaan Korupsi di Perumda Pasar NKR, Kejaksaan : Sedang Puldata dan Pulbaket

Normalisasi untuk menampung kapasitas air yang cukup banyak, dan Pemkab Tangerang terus berupaya menekan angka kasus kebanjiran di wilayah Kepala Dua, Kabupaten Tangerang.

“Pemerintah dalam hal ini harus membuat surat kepada PUPR Pusat agar waduk itu bisa dinormalisasi atau diperdalam untuk menampung kapasitas yang besar sehingga jika nanti ada air kiriman bisa menampung debit air yang cukup, pemerintah dalam hall ini bisa meminimalisir untuk memperkecil angka kebanjiran,” jelas Romli kepada kabar6.com. (Rez)