oleh

Riset Temukan Susu Kodok Bantu Atasi Depresi

Kabar6-Menurut hasil riset terbaru, cairan mirip susu hasil sekresi seekor kodok dari Amerika Utara yang ada di sungai Colorado itu bisa menjadi obat untuk membantu mengatasi depresi.

Hasil riset yang dipublikasikan dalam jurnal Psychopharmacology ini, melansir iflscience, menemukan bahwa kodok bernama latin Bufo alvarius itu memiliki kemampuan untuk mengeluarkan cairan psikoaktif, obat yang memiliki efek signifikan pada suasana hati atau perilaku. Cairan itu mengandung senyawa 5-MeO-DMT, yang merupakan psikoaktif alami. Ketika cairan dikeringkan dan dibakar, asapnya bisa memberikan rasa seperti menggunakan psikedelik, obat dengan halusinogen yang dapat menajamkan persepsi dan meluaskan kesadaran.

Disebutkan, cairan ‘susu’ kodok ini telah banyak digunakan dalam pengobatan alternatif untuk mengatasi masalah emosi dan kelainan psikologi. Riset ini dilakukan untuk menguji kemanjuran cairan tersebut. Para peneliti melakukan uji psikiatris pada 42 responden riset. Mereka diminta untuk menghirup asap cairan susu itu.

Dari situlah para peneliti menemukan, sehari setelah peserta menghirup asap cairan susu itu, rata-rata tingkat depresi mereka menurun hingga 18 persen. Sementara tingkat kecemasan menurun hingga 39 persen dan tingkat stres menurun hingga 27 persen.

Selanjutnya tim periset melakukan analisis lanjutan empat pekan setelahnya. Mereka menemukan bahwa tingkat depresi menurun lebih tinggi hingga 68 persen, sementara kecemasan dan stres masing-masing menurun 56 persen serta 48 persen. Sayangnya, para peneliti belum mengetahui alasan kenapa ada efek anti depresan ini. Mereka menduga, hal ini disebabkan oleh stimulasi dari 5-MeO-DMT yang menyebabkan peningkatan neurogenesis atau perkembangan cepat neuron baru pada sel otak.

Selain itu, ada juga pendapat bahwa senyawa 5-MeO-DMT bisa membantu meringankan penyakit neuropsikiatri. Ini karena senyawa tersebut mengikat reseptor sigma-1 di otak, dan mengatur efek peradangannya.

Meskipun hasil temuan ini memberi harapan atas pengobatan depresi, para peneliti mengaku agak ragu untuk mempublikasikannya. Mereka khawatir riset ini malah menyebabkan eksploitasi berlebih pada kodok Bufo alvarius.

Dijelaskan para peneliti, senyawa 5-MeO-DMT dalam susu kodok ini juga bisa dibuat dengan mudah di laboratorium. Senyawa sintetis ini sama efektifnya dengan 5-MeO-DMT alami di susu si kodok. ** Baca juga: Konon, Point Nemo Jadi Tempat Paling Terpencil di Bumi

Penasaran mencoba? (ilj/bbs)

Berita Terbaru